Radar Bali

Ngusaba Goreng Dipungkasi Tradisi Metigtig dan Masraman

RadarBali.com - Sebanyak 28 orang yang merupakan warga Desa Pengarep, Desa Adat Geriana Kanginan, mengikuti tradisi metigtig, Senin sore (17/10).

Desa Pengarep ini adalah yang punya tegak atau kursi di desa tersebut. Sementara tradisi metigtig dilakukan sekitar pukul 17.00 di Jaba Tengah Pura Puseh.

Di mana krama Desa Pengarep saling serang dan pukul dengan menggunakan sampianSampian ini sendiri telah disiapkan sebelumnya oleh Desa Pakraman.

Mereka saling serang dan pukul dengan menggunakan sampian. Namun demikian tidak ada emosi sekalipun terkadang pukulan lawan cukup keras.

Siat sampian sendiri terjadi tidak terlalu lama. Hanya sekitar 15 menit. Sebelumnya juga dilakukan tradisi ngerejang dan disertai Ida Bhatara Mebiase (mesolah keliling Pura, Red).

Tiga putara di Utama Mandala, dan enam putaran di Madnya Mandala. Ida bhtara dipundut (diusung, Red) diiringi rejang sakral yang menari-nari dengan lemah gemulai.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar