Radar Bali

Zona Merah dan Rawan Jebol di Songan,  Tetap Wajib Waspada Cuaca

RadarBali.com - Meski penanganan untuk pengungsi sudah dilakukan termasuk pemberian bantuan, namun ancaman bencana belum selesai. Di beberapa tempat potensi bencana longsor masih tetap rentan setiap saat.

Di Tabanan misalnya, nasib nahas dialami salah seorang buruh galian C yakni Herman, 45. Warga asal Dusun Watukepeng Desa Watukepeng , Banyuwangi ini tewas akibat terkena reruntuhan material batuan cadas yang longsor.

Dia mendapat musibah saat tengah bekerja untuk mengumpulkan batu cadas salah satu galian C milik I Gede Sudika yang berlokasi di Banjar Dauh Jalan Desa Kelating, Kerambitan, kemarin (14/2). Bahkan, hingga kini jenazah Herman belum ditemukan.

Dari penuturan rekan kerja korban Andika mengungkapkan korban mulai bekerja sekitar pukul 10.30 bersama dua orang rekannya yakni Misnayu, 47, dan Sucipto, 35, untuk mengumpulkan batu cadas di Galian C yang dalamnya mencapai 15 meter.

“Nah, batu-batu ini dikerek naik ke atas. Saat itu saya sedang istirahat untuk makan,” ujarnya.

Entah apa penyebabnya, tiba-tiba bagian atas tebing mengalami longsor pada bagian utara yang menyebabkan air dalam volume besar ikut mengucur deras ke bawah tempat korban bekerja.

1
2
3
4
5
6
7

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar