Radar Bali

Lhooo... Dikira Fogging Dari Pemerintah, Ternyata Dipungut Bayaran

RadarBali.com – Sudah jatuh tertimpa tangga. Barangkali pepatah itu pepatah yang tepat untuk menggambarkan nasib sejumlah warga di Desa Banjar, Kecamatan Banjar.

Betapa tidak, setelah anak-anak mereka terjangkit demam berdarah, kini untuk mendapat pelayanan fogging warga pun harus membayar.

Hal itu menimpa warga yang tinggal di Banjar Dinas Sekar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Jumat (17/3) kemarin. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, ada empat orang warga yang dinyatakan terkena demam berdarah.

Mereka adalah Putu Angga Pastina, Putu Esa Marvelia, Kadek Budi, dan Putu Mertayasa. Keempatnya menjalani rawat inap di beberapa rumah sakit.

Ada yang dirawat di RS Pratama Tangguwisia, ada pula yang dirawat di RSUD Buleleng.

Orang tua dari anak-anak itu pun mengaku sudah melaporkan penyakit anak mereka di Puskesmas Banjar I, dan berharap petugas puskesmas melakukan fogging di rumah warga.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar