Radar Bali

Bulog Belum Mampu Serap Gabah di Bali

RadarBali.com – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) masih kesulitan melakukan penyerapan gabah yang ada di Bali. Hal tersebut lantaran kakunya Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang masih rendah.

Sehingga daya serap gabah di seluruh Bali atau bahkan di beberapa wilayah di Indonesia juga kesulitan untuk melakukan serapan.

Ketut Ginada selaku Kabid Pengadaan dan Operasional Bulog Divisi Regional Bali pada Jumat kemarin (21/4) kemarin mengakui hal tersebut.

Saat ini HPP untuk pembelian gabah jenis medium hanya berkisar Rp 3.700 per kg, sedangkan harga gabah di tingkatkan petani juga enggan menjual dengan harga sesuai HPP.

“Saat ini harga gabah di tingkat petani berkisar antara Rp 4.000 sampai Rp 4.200. Jadi kami tidak bisa melakukan serapan gabah ini. Buat apa kita membeli gabah dengan harga yang tidak sesuai HPP, karena HPP itu sudah menjadi landasan. Jadi bulog belum bisa membeli harga sesuai keinginan petani,” ujarnya.

Lantaran harga yang diinginkan petani tidak sesuai dengan pihak Bulog, gabah dijual oleh beberapa mitra kerja yang terdiri dari 500 unit usaha kecil maupun besar yang tersebar di seluruh wilayah Bali.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar