Kamis, 20 Jun 2019
radarbali
icon featured
Bali United

Fadil Sausu: Saya Bangga Perkuat Timnas, tapi Berat Tinggalkan Klub

29 Agustus 2017, 13: 32: 05 WIB | editor : ali mustofa

MANTAPKAN TEKNIK: Fadil Sausu berlatih ringan jelang duel kontra Persipura di Lapangan Trisakti, Legian, beberapa waktu lalu

MANTAPKAN TEKNIK: Fadil Sausu berlatih ringan jelang duel kontra Persipura di Lapangan Trisakti, Legian, beberapa waktu lalu (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

Share this      

Radar Bali.com - Sang kapten Serdadu Tridatu, Fadil Sausu sudah mengetahui dirinya dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia melawan Fiji. Kabar itu langsung didapatnya dari Manajemen Bali United.

“Jujur saya senang dengan pemanggilan ini. Apalagi ini kedua kalinya saya dipanggil ke Timnas,” ujar Fadil Sausu. Mantan punggawa Mitra Kukar itu mendapat pemanggilan pertama saat seleksi Piala AFF 2016.

Tetapi sekarang jelas berbeda. Dia langsung dipanggil tanpa melakukan seleksi oleh Luis Milla Aspas. “Mungkin beda pelatih beda juga cara menilainya bagaimana,” terangnya.

Jika dimainkan nanti, ini adalah pengalaman pertama kali baginya berseragam Timnas Indonesia selama kariernya. “Walaupun ini hanya uji coba, tetapi saya ingin berikan yang terbaik untuk Indonesia,” ungkapnya. 

Meski sedang bahagia, disisi lain Fadil sedikit galau. Galau karena empat pemain akan meninggalkan Bali United sementara waktu di tengah kompetisi sedang berjalan.

Apalagi tiga pemain di posisi gelandang akan hilang sementara di Bali United. “Saya sih mendengar kalau jadwal pertandingan lawan Persela diundur. Kalau tidak, saya percaya teman-teman yang lain,” ucapnya.

Apalagi Bali United sedang dalam kondisi on fire dan menjadi pemuncak klasemen sementara Liga 1. “Bagaimanapun, tetap itu akan menjadi pertandingan (kontra Persela, Red) menurut saya,” jelasnya.

Disisi lain, I Gede Sukadana yang diwawancarai terpisah juga mengaku senang bisa dipanggil kembali untuk membela Timnas Garuda.

Kali terakhir gelandang asal Pegok ini pada tahun 2014 silam. “Sudah lama sekali. Waktu itu saya memperkuat Indonesia melawan Kamerun dan Myanmar. Ini berkah bagi saya kalau benar saya dipanggil Timnas,” ucap mantan pemain Persela Lamongan dan Arema FC itu. 

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP