Selasa, 23 Apr 2019
radarbali
icon featured
Zetizen Radar Bali

Garda Bali, Kerjakan Hobi yang Berbeda

11 November 2017, 18: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

garda bali, hobi menyenangkan

GAGAH: Para anggota GARDA mengadakan latihan kamuflase di Hutan Uluwatu, Badung. (Istimewa)

RadarBali.com – Asyiknya bermain berbagai game online yang menguji adrenaline ternyata tidak lebih seru dari aksi latihan salah satu club airsofter di bawah naungan Persatuan Olahraga Airsoft Seluruh Indonesia (PORGASI) ini loh.

Seperti apa sih? Yuk simak! Bagi para pencinta airsoft, khususnya di Bali nama Airsoft Gun Spring pasti sudah tidak asing lagi.

Karena Airsoft Gun Spring ini merupakan club pertama di Badung. Menurut I Made Thomas Susila Punarbawa selaku pendiri Garuda Airsoft (GARDA),

berawal dari Forum Bela Negara, dirinya mulai tertarik untuk membuat sebuah club airsoft di Badung dengan nama GARDA.

“GARDA ini banyak pecahan unit ganger yang dilatih secara khusus sebagai mana layaknya seorang militer,” jelasnya.

Thomas juga menjelaskan bahwa GARDA ini bertujuan untuk pertahanan diri. “Sejak dibentuk club ini, sudah banyak anggota yang kami miliki dan kami pula telah memiliki

beberapa team yang telah benar-benar serius untuk kami ikutkan lomba-lomba nasional. Mereka juga sudah memiliki pakaian dan gear masing-masing,” tuturnya.

GARDA ini biasanya kumpul di lingkungan Benoa, Uluwatu, dan GWK setiap hari minggu loh. Jadi, bagi  kalian yang mau kepoin mereka tinggal

datang saja ke lokasi-lokasi itu bisa di sesi siang mulai jam 12.00 sampai 14.00 WITA atau sore di jam 15.00 sampai 18.00 WITA.

 

Did You Know

PORGASI merupakan wadah induk resmi yang menaungi seluruh kegiatan yang menggunakan Airsoft di Indonesia.

Nah, di Bali sudah ada nih PORGASI perngurus cabang Buleleng. Dede Permana, selaku Devisi Sosialisasi PORGASI mengungkapkan saat ini, anggotanya sudah mencapai 200 orang lebih.

“Beberapa kegiatan telah kami laksanakan seperti Kejuaraan Darco 1 tahun 2015 di Gor Lila Buana Denpasar dan Join Operation yaitu main bareng seluruh Bali tiap tahunnya,” ucap Dede.

Ia juga mengatakan bahwa sangat penting diadakan sosialisasi mengenai perbedaan airsoft dan airgun.

“Banyak yang bilang airgun itu airsoft padahal beda karena airgun itu amunisi 4,5mm besi dan gas CO2 yang berbahaya dan umumnya berbentuk pistol.

Kalau airsoft itu amunisi 6mm plastik menggunakan batrei Auto Electric Gun (AEG), spring dan green gas,” tandasnya.

(rb/tir/mus/JPR)

 TOP