Sabtu, 15 Dec 2018
radarbali
icon featured
Radar Buleleng

Tunggu Otopsi, Mayat Melotot di Pantai Penimbangan Ternyata Bernama...

08 Juni 2018, 10: 02: 01 WIB | editor : ali mustofa

mayat misterius, pantai penimbangan, polres buleleng, rs buleleng

EVAKUASI: Mayat Gede Arik, warga Tegallinggah yang tewas misterius di pantai Penimbangan dievakuasi ke rumah sakit kemarin (Eka Prasetya/Radar Bali)

BAKTISERAGA – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di dalam sebuah mobil, yang terparkir di Pantai Penimbangan, Singaraja.

Mayat dengan jenis kelamin laki-laki itu ditemukan sekitar jam 10.00 pagi di sebelah barat Pura Segara Penimbangan, kemarin (7/6).

Wakapolres Buleleng Kompol Ronny Riantoko mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan dalam kasus tersebut.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sebuah jaket, sebuah ponsel yang diduga milik korban, serta uang tunai senilai Rp 26 ribu.

Ia menegaskan identitas jenazah masih ditelusuri polisi, alias berstatus sebagai Mr. X. Namun, berdasar informasi terbaru, Mr X itu adalah Gede Arik, asal Tegal Linggah, Buleleng.

Korban diketahui baru berumur 20 tahun dan selama ini bekerja di Denpasar. Korban belum menikah. Mobil yang digunakan adalah mobil rent car.

Dari hasil penyelidikan awal, diduga mobil sudah terparkir di TKP sejak Rabu (6/6) pagi. Hanya saja para pedagang tidak ada yang menyadari keanehan mobil tersebut.

Sebab mobil sering wara-wiri di sekitar TKP. “Pedagang sekitar sini baru sadar setelah mencium bau busuk. Apalagi ada cairan menetas dari pintu mobil sebelah kiri,” ucap Kompol Ronny.

Ronny pun belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Pun saat disinggung ada dugaan pembunuhan terkait temuan mayat tersebut, Ronny meminta media bersabar menanti penyelidikan polisi.

“Jenazah kami kirim ke RS Sanglah untuk dilakukan otopsi. Kami belum tahu penyebab kematiannya. Apakah ada unsur kesengajaan (pembunuhan, Red) atau tidak, tunggu hasil otopsi,” tegasnya.

Terkait kepemilikan mobil, polisi menyebut telah melakukan penyelidikan. Dari hasil penelusuran nomor plat kendaraan, nomor rangka, serta nomor mesin, mobil terdaftar sebagai milik salah seorang warga di Kecamatan Busungbiu.

Sayang polisi tak menyebutkan nama pemilik kendaraan, dengan alasan masih melakukan penelusuran terkait status kepemilikan kendaraan.

“Data di samsat sih masih orang ini pemiliknya. Tapi kami coba mencari keterangan, apakah mobil itu sudah pindah tangan atau belum. Itu masih dalam penyelidikan,” tegasnya.

(rb/eps/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia