Rabu, 15 Aug 2018
radarbali
icon featured
Events
Yayasan Anargya Diresmikan

Pusat Rehabilitasi NAPZA dan Informasi HIV/AIDS

Jumat, 10 Aug 2018 05:50 | editor : ali mustofa

yayasan anargya, pusat rehabilitasi napza, pusat informasi hiv/aids

TEROBOSAN: Sejumlah pihak terkait meresmikan Yayasan Anargya di kawasan Kerta Dalem, Sidakarya yang menjadi pusat rehabilitasi NAPZA dan informasi HIV/AIDS. (Andre Sulla/Radar Bali)

DENPASAR – Persoalan narkotika menjadi persoalan serius bangsa ini. Namun, bicara narkotika harus bisa dibedakan antara pengedar dengan korban atau pengguna.

Amanat UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika memiliki hak untuk mendapatkan rehabilitasi, baik rehabilitasi medis maupun rehabilitasi sosial.

Untuk itu, kini hadir Pusat Rehabilitasi Narkotika, Alkohol, Psikotropika (NAPZA) dan Informasi HIV/AIDS bernama

Yayasan Anargya yang berlokasi di Jalan Kerta Dalem III No. 5, Sidakarya, Denpasar Selatan yang telah diresmikan, Kamis (9/8) kemarin.

Yayasan Anargya
yayasan anargya, pusat rehabilitasi napza, pusat informasi hiv/aids

TEROBOSAN: Sejumlah pihak terkait meresmikan Yayasan Anargya di kawasan Kerta Dalem, Sidakarya yang menjadi pusat rehabilitasi NAPZA dan informasi HIV/AIDS. (Andre Sulla/Radar Bali)

Hadir dalam peresmian tersebut diantaranya Pembina Yayasan Prof. Dr. Alex Pangkahila, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Bali Hasan Kurnia,

Wakil Ketua DPRD Denpasar Made Mulyawan Arya alias De Gadja, Kabid Rehab BBNP AKBP Bali Agung Adnyana, Satuan Narkoba Polresta Denpasa IPTU Alit Sutarmaja, dan sejumlah elemen masyarakat dan muda-mudi.

Menurut Direktur Yayasan Yarianto Telaumbanua, Rumah Anargya menjadi tempat bagi para korban peredaran gelap narkoba.

Yayasan Anargya sebagai lembaga swadaya yang memiliki tanggung jawab sosial berperan meningkatkan reputasi dan citra positif Indonesia, khususnya Bali di bidang pemulihan penyalahgunaan NAPZA.

“Di sini sementara rehab 5 orang pengguna atau korban dan peredaran gelap narkoba,” papar Yarianto.

Yayasan Anargya menerima korban rehab yang dirujuk dari kejaksaan, pengadilan, dan  BNNP.

Yayasan Anargya
yayasan anargya, pusat rehabilitasi napza, pusat informasi hiv/aids

TEROBOSAN: Sejumlah pihak terkait meresmikan Yayasan Anargya di kawasan Kerta Dalem, Sidakarya yang menjadi pusat rehabilitasi NAPZA dan informasi HIV/AIDS. (Andre Sulla/Radar Bali)

“Dari pengadilan terdapat 3 orang ditempatkan private room, diantaranya bule Australia, Malaysia, dan satu lagi warga asli Bali (lokal, Red). Sementara itu dua lainnya adalah rujukan dari keluarga,” tutur pria berambut gondrong ini.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Denpasar Made Muliawan Arya menyatakan, selaku masyarakat sekaligus wakil rakyat di kota Denpasar sangat mengapresiasi adanya Yayasan Anargya.

“Jika sudah ada rumah rehab di sini, berarti tidak lagi jauh-jauh ke Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mari menjauhkan diri dari narkoba,” imbaunya.

Hal yang sama diungkapkan tokoh pemuda Arya Putu Ngurah yang menyampaikan keprihatinan atas banyaknya generasi muda karena terlibat kasus narkoba.

“Dengan adanya rumah rehab di Denpasar, pemuda-pemuda yang menjadi korban narkoba semakin berkurang. (adv)

(rb/dre/yog/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia