Rabu, 14 Nov 2018
radarbali
icon featured
Radar Buleleng

Dihantam Mobil Berkecepatan Tinggi, Begini Nasib Pengemudi Motor Ini..

Sabtu, 15 Sep 2018 05:45 | editor : ali mustofa

kecelakaan maut, tabrakan maut, polres singaraja

MASUK KOLONG: Motor yang dikendarai korban masuk kolong mobil pikap yang dikemudikan terduga pelapor (Eka Prasetya/Radar Bali)

SINGARAJA – Seorang pengendara sepeda motor selamat dari maut, setelah motornya dihantam sebuah mobil pikap yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Pengendara sepeda motor yang diketahi bernama Made Suardana, 50, warga Kelurahan Sukasada itu kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Buleleng.

Kecelakaan itu terjadi di simpang tiga Jalan Gajah Mada-Jalan Gempol, Kelurahan Astina, sekitar pukul 05.30, kemarin.

Kecelakaan melibatkan mobil pikap DK 8876 UT yang dikemudikan I Gede Ari Artawan, 38, warga Desa Panji, dengan sepeda motor DK 3364 UW yang dikemudikan Made Suardana.

Peristiwa berawal saat Made Suardana yang mengemudikan sepeda motor, datang dari arah Eks Pelabuhan Buleleng hendak menuju ke Kelurahan Sukasada.

Saat itu ia melaju dengan kecepatan sedang. Lantaran lampu lalu lintas menyala kedip-kedip kuning, ia pun melenggang di simpang tiga itu seperti biasa.

Tiba-tiba saja saat ia melaju, muncul mobil pikap DK 8876 UT dari arah Kelurahan Sukasada. Pengemudi langsung memotong jalan ke arah Banyuning.

Kecelakaan pun tak terhindarkan. Mobil yang dikemudikan Ari Artawan langsung menghantam Made Suardana.

Akibatnya korban Made Suardana mengalami patah tulang pada paha kanan, luka lecet pada kedua kaki, serta robek pada dagu.

Kini korban tengah menjalani perawatan di RSUD Buleleng. Sementara pengemudi mobil dalam kondisi sehat, hanya kendaraannya saja yang ringsek.

Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari mengatakan, kecelakaan bermula dari kendaraan pikap yang datang dari arah Sukasada menuju ke Banyuning.

Sementara pada saat bersamaan muncul sepeda motor dari arah Eks Pelabuhan Buleleng menuju Kelurahan Sukasada.

“Penyebab pastinya masih kami lakukan penyelidikan. Tim kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan sekarang masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Kami imbau masyarakat lebih berhati-hati saat melintasi persimpangan, meskipun saat itu lampu lalu lintas dalam keadaan berkedip kuning,” kata Diah. 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia