Sabtu, 20 Oct 2018
radarbali
icon featured
Travelling

Minat Warga Bali Liburan ke Luar Negeri Ternyata Tinggi, Incar Negara?

Sabtu, 29 Sep 2018 12:15 | editor : ali mustofa

pariwisata bali, wisata keluar negeri, negara destinasi

Ilustrasi Bandara Ngurah Rai (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

DENPASAR – Garuda Indonesia Travel Fair tahap II yang berlangsung 28-30 September, berjalan sesuai ekspektasi.

GM Garuda Indonesia Cabang Bali Joseph A. Saul sendiri menargetkan transaksi senilai Rp 32 miliar pada even ini.

Menurutnya, meski nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih menunjukkan pelemahan, namun minat masyarakat Bali bepergian keluarga negeri masih cukup tinggi.

"Saat ini antusias pengunjung di Garuda Indonesia Travel Fair GATF phase II untuk membeli tiket cukup tinggi," tutur Joseph A.Saul.

Dia menyebutkan, tiket pesawat yang paling banyak diburu pembeli adalah rute Singapore, Jepang (Tokyo, Osaka), Korea Selatan (Seoul), dan juga Australia.

"Rute-rute tersebut hingga saat ini masih menjadi favorit masyarakat Bali," cetus Joseph. Menurutnya, penyelenggaraan GATF tahun 2018 ini

merupakan wujud komitmen Garuda Indonesia yang secara berkelanjutan turut mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia.

Khususnya dalam mempromosikan 10 destinasi prioritas yang dicanangkan pemerintah khususnya melalui konektivitas hub penerbangan Denpasar yang terhubung ke berbagai destinasi domestik dan internasional.

"GATF ini juga merupakan salah satu upaya strategis Garuda untuk mengoptimalkan pasar potensial. Pelaksanaan GATF 2018 di Bali ini merupakan event tahunan

yang ditunggu oleh para pelanggan setia  Garuda Indonesia dan tentunya sebagai bentuk konsistensi mendukung pariwisata nasional," katanya. 

Seperti diketahui pameran perjalanan wisata ini memberikan harga tiket spesial dengan diskon-diskon khusus dan cashback.

Biasanya setiap pelaksanaan GATF sebesar 55 persen tiket yang terjual untuk rute internasional. Hal ini menunjukkan masyarakat Bali cenderung memilih berwisata ke luar negeri.

(rb/zul/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia