Sabtu, 20 Oct 2018
radarbali
icon featured
Travelling

Nyuh Bengkok, Keindahan Baru di Nusa Penida yang Perlu Anda Kunjungi

Minggu, 30 Sep 2018 09:24 | editor : ali mustofa

nyuh bengkok, nusa penida, tempat penginapan, alam asri

ASRI: Penginapan Nyuh Bengkok menjadi alternatif pasangan muda untuk menginap selama mengeksplore alam Nusa Penida (Eva Fitria Febriyanti/Radar Bali)

NUSA PENIDA – Bagi Anda pasangan muda yang baru menikah, atau yang lagi pacaran, temukan tempat baru yang pas untuk honeymoon dan bersenang-senang.

Yup, tepat. Nusa Penida. Pulau kecil di selatan Pulau Bali ini adalah tempat yang pas untuk melepaskan diri dari segala aktivitas dan kepenatan Anda.

Untuk menuju Pulau Nusa Penida yang terletak di Kabupaten Klungkung, Bali, sarana transportasi yang bisa Anda jangkau adalah perahu atau kapal.

Anda bisa kesana melalui Pelabuhan Padangbai, Karangasem; Pelabuhan Tradisional Kusumba, Klungkung, atau Pelabuhan Rakyat Sanur, Denpasar.

Nusa Penida sendiri memiliki 9 destinasi terbaik yang wajib dikunjungi dan semua itu berbaur dengan keindahan alam. Semua serba natural.

Sebut saja seperti Broken Beach, Angels Billabong, Kelingking Beach, Pohon Cinta, Crystal Bay, Bukit Teletubies, Pulau Seribu, Raja Lima, dan Atuh Beach.

Nah, untuk masalah penginapan tak perlu khawatir. Banyak vila, hotel, dan penginapan sederhana yang tersedia di Nusa Penida.

Satu di antaranya adalah Tree House “Nyuh Bengkok” yang berlokasi di Jalan Sental Kangin, Ped, Nusa Penida. Rumah pohon ini dikembangkan oleh Nyoman Gaca Winasta.

“Konsep ini berawal dari ide bisnis yang ingin mengembangkan lahan di desa dengan budget murah dengan memanfaatkan alam sekitar,” tutur Winasta kepada Jawa Pos Radar Bali.

Konsep rumah pohon ini cukup jelas. Winasta melihat ke depan wisatawan akan lebih banyak mengincar keindahan alam dan budaya Bali.

Berangkat dari fakta tersebut, dia mulai menciptakan penginapan yang unik dengan konsep rumah pohon yang kental dengan budaya Bali.

“Saat ini kami telah memiliki 10 kamar ala rumah tarsan, 4 ruang toilet, kantin mini, teras duduk diatas pohon, di mana fasilitas ini telah berstandar pariwisata,” ungkap Nyoman Gaca.

Konsep ini disukai oleh Ding dan Lovy, sepasang kekasih asal Jakarta yang sedang honeymoon ke Nusa Penida.

“Kami sengaja memilih konsep penginapan yang unik seperti Rumah Pohon Nyuh Bengkok karena ini suatu hal yang menarik dan beda dari biasanya,” ujar Lovy Delordy.

Lovy Delordy mengatakan, Nusa Pedina sangat cocok bagi pecinta alam karena mayoritas spot wisata yang ditawarkan berbaur dengan alam yang sangat menakjubkan.

“Bagi yang honeymoon dengan budget murah juga sangat cocok loh, karena kami disini bisa menghabiskan 2 hari 1 malam kurang dari Rp 1.5 juta,” tandasnya.

Salah seorang pelaku pariwisata Nusa Penida, Muhammad Burhanuddin membenarkan Nusa Penida saat ini sangat banyak dikunjungi wisatawan.

Selain group, banyak wisatawan ala backpakeran ke Nusa Penida. Mereka berbondong-bondong ke Nusa Penida karena dianggap masih sangat asri dan alamnya yang romantis.

“Wisata nomaden sangat mendukung perkembangan wisata Nusa Penida untuk lebih maju dan terbukti tahun ini banyak wisatawan domestik bahkan mancanegara yang berkunjung ke Nusa Penida untuk mengeksplore alam kami,” imbuh Muhammad.

Mengenai transportasi, menurut Muhammad, tamu lebih banyak sewa montor khususnya wisatawan mancanegara dibandingkan wisatawan domestik yang lebih memilih mobil.

“Nusa Penida sangat aman dan nyaman dikunjungi wisatawan. Bisa dikatakan pulau ini sekarang menjadi destinasi penting bagi wisatawan yang lalu lalang dari pagi hingga larut malam,” pungkasnya. (eva)

(rb/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia