Sabtu, 20 Oct 2018
radarbali
icon featured
Travelling

Isi Waktu, Delegasi IMF-World Bank Isi Waktu ke Ubud dan Penglipuran

Senin, 08 Oct 2018 16:46 | editor : ali mustofa

imf-wb meeting, delegasi isi liburan

BERLIBUR: Delegasi IMF – World Bank saat berkunjung ke Ubud dan Tegalalang, Minggu kemarin (7/10) (Istimewa)

GIANYAR – Delegasi dari International Monetary Fund World Bank (IMF-WB) sudah tampak menyempatkan waktu berkunjung ke daerah wisata.

Hari minggu kemarin (7/10), delegasi berpencar ke dua tempat wisata di Ubud, Tegalalang dan Kabupaten Bangli.

Rombongan delegasi dalam jumlah kecil, menyasar pasar Ubud. Disana rombongan tampak melihat-lihat souvenir yang terpajang di pasar.

Setelah berkeliling pasar, rombongan menuju tempat wisata lainnya di Ubud. Selama di Ubud, rombongan dikawal oleh Kapolsek Ubud, Kompol Raka Sugita dan Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Dewa Mahaputra.

“Ada beberapa negara delegasi yang ke Gianyar, yakni Latvia, Bulgaria,” ujar Kompol Dewa Mahaputra.

Selama di Ubud, rombongan sempat ke Monkey Forest, melihat pernikahan di Puri Ubud dan ke Bebek Tepi Sawah.

Delegasi juga berkunjung ke Kopi Luwak Pulina di Banjar Pujung, Kecamatan Tegalalang. Rombongan itu melihat proses pembuatan kopi luwak.

“Acara kan besok (Senin ini, red). Tapi ada yang mendahului berkunjung. Kami akan selalu siap mengawal delegasi yang ke Gianyar,” jelasnya.

Selain ke Ubud, rombongan berbeda juga melihat desa tradisional Penglipuran di Kabupaten Bangli.

Rombongan yang ke Bangli diantaranya Menteri Keuangan dari negara Trinidad dan Tobago.

Mereka melihat rumah adat di Penglipuran yang punya angkul-angkul seragam. Begitu pula, seisi rumah juga tempo dulu.

Rombongan juga menyisir wilayah Penglipuran sampai ke pura yang lokasinya di bagian atas. Dari melihat rumah tradisional, rombongan yang berjumlah 4 orang tersebut menuju hutan bambu yang juga wilayah Penglipuran.

Selama menyimak desa tradisional itu, rombongan dikawal oleh kepolisian dikomando Kasat Sabhara Polres Bangli AKP Dewa Gede Oka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Ari Brahmanta, mengaku ada 35 tempat yang menjadi sasaran kunjungan para delegasi.

13 tempat diantaranya berada di Kabupaten Gianyar. “7 tempat berada di Ubud. Sementara 6 lainnya berada di luar Ubud,” ujar Ari Brahmanta.

Enam tempat di luar Ubud itu berada di Tirta Empul Kecamatan Tampaksiring, Bali Safari dan Marine Park di Kecamatan Gianyar,

Bali Bird Park di Kecamatan Sukawati dan Taman Nusa di Kecamatan Gianyar. “Kunjungan ini memberikan promosi bagi Gianyar,” ujarnya. 

(rb/dra/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia