Sabtu, 20 Oct 2018
radarbali
icon featured
Politika

Konsolidasi Jelang Pileg, PKB Tegaskan Diri Sebagai Partai Kebangsaan

Selasa, 09 Oct 2018 12:04 | editor : ali mustofa

pileg 2019, partai pkb, konsolidasi partai

PERSIAPAN : Kader PKB Bali bersama mantan Menteri PDT Marwan Jafar (nomor dua dari kiri) saat hadir dalam silaturahmi kader PKB Provinsi Bali di Kawasan Kuta kemarin ( 8/10). (Istimewa)

DENPASAR - Semua partai peserta pemilu terus memanaskan mesin partai menghadapi pemilu legislatif 2019.

Kali ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bali ini melakukan silahturahmi struktur dan caleg se-Bali.

Hadir juga dalam konsolidasi tersebut  Kader PKB yang juga Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT)  dan Transmigrasi Indonesia era Jokowi Marwan Ja’far, dan Sekjen DPP PKB, yang juga Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.

 Wakil Ketua Tanfidz DPW PKB Bali H.M Eko Budi Cahyono mengatakan, pertemuan ini untuk menyatukan visi misi dalam mencapai target-target dan penguatan kader PKB yang maju sebagai calon legislatif.

Baik dari kabupaten sampai DPR RI. “ Kami sudah mendeklarasikan diri agar tidak timbul pelanggaran hukum. Pertama, kami koordinasi menyeluruh seluruh Bali. Kabupaten dan kota kita samakan visi dan misi,” ujar Budi Cahyono.

Jadi, kata dia, PKB merupakan partai yang agamais dan nasionalis didirikan untuk seluruh rakyat Indonesia bukan golongan tertentu saja.

Maka dari itu pihaknya mengatakan semua adalah bagian dari bangsa Indoensia. “ Bali adalah bagian dari bangsa Indonesia. Jadi, dalam menyatukan tidak ada perbedaan itu,” ucapnya.

Hadir sebagai narasumber Ketua KPU Bali I Dewa  Agung Gede  Lidartawan. Mantan ketua KPU Bangli ini mengatakan, dengan ada acaranya konsolidasi dan mengundang KPU ini, bisa meminimalisasi kesalahan bahkan kecurangan dalam pemilu mendatang.

“ Saya senang teman-teman partai mulai  mempersiapkan diri dan memahami aturan. Jika bertemu bisa meminimalisir kecurangan dan kesalahan,” tandasnya. 

(rb/feb/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia