Sabtu, 20 Oct 2018
radarbali
icon featured
Bali United

Welcome Home Adi Parwa…Balik ke Bali United Ternyata Karena…

Rabu, 10 Oct 2018 15:45 | editor : ali mustofa

bali united, liga 1, adi parwa, cedera verkokel

ALAMI CEDERA: I Komang Adi Parwa mengendarai motor usai mengikuti latihan kemarin (Alit Binawan/Radar Bali)

LEGIAN - Ada wajah baru, tapi sebenarnya skuad lama di Bali United dalam sesi latihan di Lapangan Gelora Trisakti, Legian pagi kemarin.

Dia adalah I Komang Adi Parwa. Dia kembali ke Bali United. Sebelumnya, dia bersama Arapenta Lingga Purba dan I Putu Pager menjalani masa pinjaman ke Bogor FC, klub penghuni Liga 3.

Tapi, kembalinya Adi Parwa bukan kabar gembira. Kembalinya pemain asal Jimbaran ini karena mengalami cedera dan harus menjalani penyembuhan di Bali United.

Saat ditemui usai latihan, Adi Parwa mengaku mengalami cedera varikokel. “Kayak ada penyumbatan gitu. Tapi, sudah operasi dan harus istirahat selama tiga bulan pasca operasi,” terangnya.

"Saya tidak kembali lagi ke Bogor FC. Saya fokus untuk pemulihan bersama Bali United,” tambah Adi Parwa.

Untuk saat ini, dia sudah menjalani masa pemulihan selama dua bulan pasca operasi. Kemungkinan besar bulan depan cedera bisa sembuh total jika tidak ada kendala yang berarti.

Bisa kembali lagi ke skuad Serdadu Tridatu, tentu ada rasa senang dihatinya. Tapi, rasa senang tersebut bercampur dengan rasa sedih karena masih dibekap cedera.

Bagi Adi Parwa inilah musibah yang tidak bisa dia hindari. “Bisa kembali lagi ke skuad Bali United tetapi dengan kondisi cedera, tentu sedih.

Siapa sih yang mau cedera. Hanya namanya musibah tidak ada yang tahu. Seharusnya saya fokus pemulihan di Bogor. Tapi, disana hanya ada satu fisioterapis saja. Jadinya harus ke Bali agar dokter yang tangani,” ungkapnya.

Menurut mantan pemain Tim Sepakbola PON Bali 2016 ini, dia kemungkinan mengalami cedera karena faktor kelelahan. Dia tidak mau memaksakan kondisinya untuk segera pulih dari cedera.

“Tanggung juga kalau dipaksakan. Nanti cedera robek lagi. Cederanya mungkin karena faktor kelelahan juga,” tutur Adi Parwa. 

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia