Sabtu, 20 Oct 2018
radarbali
icon featured
Radar Jembrana

TRAGIS! Pikap Sikat Motor di Jalur Tengkorak, Dua ABG Bergelimpangan

Kamis, 11 Oct 2018 11:16 | editor : ali mustofa

laka maut, jalur tengkorak, tabrakan maut, rsu negara, polres jembrana

EFEK TABRAKAN: Tiga korban bergelimpangan di pinggir jalan. Pikap nyungsep di TKP (Istimewa)

NEGARA - Dua orang anak baru gede (ABG) warga Banjar Samblong, Yehsumbul, Mendoyo, terbaring di RSU Negara.

Mereka mengalami luka cukup parah akibat sepeda motor yang dikendarai ditabrak mobil pikap, Rabu (10/10) malam sekitar pukul 20.30 Wita di Jalan Raya Jurusan Denpasar – Gilimanuk.

Menurut informasi, kecelakaan bermula ketika mobil Mitsubishi Pikap DK 8661 GD yang dikemudikan Suharman, 47, asal Desa Yehsumbul, Mendoyo, melaju dari arah barat atau arah Gilimanuk.

Sesampai di kilometer 80, pikap sarat muatan semangka itu mengambil haluan ke kanan saat tiba di sebelah barat Puskesmas Yehembang, Banjar Pasar, Yehembang.

Namun, saat menyalip di jalan lurus yang gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan itu, dari arah berlawanan atau dari timur muncul

sepeda motor Honda Scoopy DK 6763 ZQ yang dikendarai Mas Ardianto, 18, yang tengah membonceng temannya Lukman Hakim, 16.

Tabrakan mepalu jangkrik (adu jangkrik) di jalur sebelah kanan tidak bisa dihindari. Kerasnya benturan yang terjadi membuat pikap terjungkal ke tengah sawah dan menyeret sepeda motor Honda Scoopy.

Selain kedua kendaraan itu ringsek, Suharman mengalami luka robek di wajahnya. Sementara kedua pengemudi motor mengalami luka yang cukup parah.

Mas Ardianto pengendara sepeda motor mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya dan mengalami patah kaki kanan pada bagian paha dan betis.

Sedangkan Lukman Hakim yang dibonceng juga mengalami patah kaki kanan di tiga bagian, yakni pada paha, betis dan pergelangan kaki.

"Kedua pemuda yang mengalami patah kaki sedang dirawat di RSU Negara " ujar Kasatlantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiatmoko, Kamis(11/10) pagi.

Dari olah TKP dan keterangan saksi-saksi,  kecelakaan lalulintas tersebut terjadi diduga akibat kelalaian sopir pikap yang tidak melihat kendaraan lain dari arah berlawanan saat menyalip kendaraan yang melaju di depanya.

(rb/nom/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia