Sabtu, 15 Dec 2018
radarbali
icon featured
Dwipa

Diganti Baru, Patung Bersejarah I Gst Ngurah Rai Dipulangkan ke Puri

11 Oktober 2018, 21: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

patung Ngurah Rai, underpass Simpang Tugu, Bandara ngurah Rai, Puri Carangsari, Pahlawan nasional,

BERSEJARAH : Patung Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai di Puri Carangsari, Petang (Dwija Putra)

MANGUPURA- Proyek underpass simpang Tugu Ngurah Rai sudah rampung dan sudah resmi dioperasikan.

Pasca rapungnya proyek underpas, kini giliran proyek penataan taman dan patung.

Bahkan  patung bersejarah Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai yang sebelumnya berada di kawasan itu diganti baru.

Sedangkan patung yang lama dikembalikan ke pihak keluarga dan ditempatkan di bencingah  Puri Agung Carangsari, Carangsari, Petang, Badung.

I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha cucu dari I Gusti Ngurah Rai mengakui patung Pahlawan National I Gusti Ngurah Rai yang semenjak di resmikan mantan Presiden Soeharto puluhan tahun lamanya yang terletak pada Bypass I Gusti  Ngurah Rai kini berpindah ke Desa Carangsari Petang Kabupaten Badung. 

Hal ini karena ada proyek underpass yang terbaru dan juga ada planning peremajaan patung dan patung yang lama diganti dengan patung yang baru tetapi tokoh masih tetap I Gusti Ngurah Rai.

“Ya, sepertinya ada planning peremajaan tetapi tetap patung I Gusti Ngurah Rai untuk yang baru dan tidak diganti dengan tokoh lain, ” ujar perempuan yang akrab dipanggil Gek Inda ini saat dikonfirmasi, Kamis (11/10).

Namun sebelum diganti, pihak penyelenggara proyek Underpass juga telah menghubungi pihak keluarga dan juga bertemu dengan pihak keluarga.

Bahkan pihak keluarga juga disodorkan dengan tiga sketsa patung yang baru. 

“Kami juga sudah bertemu dengan pihak pelaksana proyek underpass dan malah diberikan tiga sketsa untuk model patung yang baru dan sudah ada satu dipilih yang sudah sesuai, ” ungkap putri I Gusti Alit Yudha ini.

Nah, untuk patung yang pihak penyelenggara proyek menginginkan untuk menyerahkan kepada pihak keluarga.

Pun begitu, pihak keluarga juga bersedia.

Lantaran proyek tersebut mengejar hajatan IMF-World Bank proyek tersebut dipercepat.

Akhirnya, Rabu lalu pukul 12.20 tiba di tanah kelahiran beliau di Puri Agung Carangsari  dengan menggunakan kendaraan sejenis kontainer terbuka dengan patung dalam posisi tidur dan diikuti crane . 

Kemudian Kamis kemarin, Patung tersebut ditempatkan di Bencingah Puri Agung Carangsari.

“ Untuk sementara kami sudah tempatkan Patung di Bencingah Puri Agung Carangsari,  Siapa tau ke depan ada perluasan atau penataan.

Intinya paling tidak patung itu sudah ada di Desa Carangsari, ” jelas Gek Inda

(rb/dwi/pra/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia