Selasa, 19 Feb 2019
radarbali
icon featured
Bali United

Kehilangan VDV dan N’Diaye, Coach WCP Enggan Remehkan Persib Bandung

28 Oktober 2018, 15: 05: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, liga 1, persib bandung

DUEL UDARA: Pemain belakang Persib Bandung Bojan Malisic duel udara dengan Stefano Lilipaly saat kedua tim bersua di Stadion Kapten Dipta di putaran I lalu (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

DENPASAR – Bali United kehilangan skuad inti saat kontra Persib Bandung, Selasa (30/10) depan di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Selain kehilangan gelandang Nick van der Valden yang cedera saat sesi official training (OT) di Stadion Kanjuruhan, Malang, sehari sebelum menghadapi tuan rumah Arema Malang, pekan lalu, Bali United kehilangan dua pemain lain.

Yakni center back Mahamadou N’Diaye yang terkena kartu merah saat menghadapi Borneo FC dan I Nyoman Sukarja yang benar-benar belum pulih dari cedera.

Dalam sesi latihan kemarin, Sukarja juga tidak tampak karena sedang mengikuti Bali United Goes To School di salah satu sekolah.

Lepas sejenak dari siapa saja pemain yang tidak akan tampil menghadapi Maung Bandung – julukan Persib Bandung, I Gede Sukadana dkk hanya melakukan sesi latihan recovery bagi pemain yang bermain diatas 45 menit.

Praktis hanya tersisa waktu kemarin saja untuk menyiapkan taktik dan strategi sebelum Serdadu Tridatu bertolak menuju Balikpapan hari ini.

“Latihan ringan hari ini (kemarin) agar mereka bisa fresh jelang pertandingan. Minimal 72 jam masa recovery,” ujar Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro alias WCP.

Jelang kontra Persib, mantan Asisten Pelatih Timnas Indonesia ini tidak ingin meremehkan skuad Persib Bandung meski mereka kini bermain di luar kandang.

Sebagaimana diketahui, pascamenerima sanksi Komdis PSSI, skuad asuhan Mario Gomez ini tidak pernah sekalipun memetik kemenangan.

Tiga kekalahan plus satu hasil imbang saat menghadapi tuan rumah Persipura Jayapura adalah hasil yang diraih Supardi Nasir Bujang dkk.

Mereka yang awalnya sebagai pemuncak klasemen sementara justru tergeser oleh PSM Makassar yang meraih 50 poin atau terpaut lima poin dari Persib Bandung.

“Kalau di sepakbola, tidak ada tren buruk dan positif. Selama ada pikiran positif, kami harus punya motivasi untuk memenangkan pertandingan.

Di liga ini kan bisa saling mengalahkan. Kami harus berpikir positif juga untuk tim lawan. Jadi harus siapkan yang bagus juga,” ucapnya. 

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia