Kamis, 14 Nov 2019
radarbali
icon featured
Radar Buleleng

GEMPAR! Warganet Dikejutkan Aksi Penculikan, Ini Respons Kapolsek...

01 November 2018, 10: 33: 31 WIB | editor : ali mustofa

penculikan anak, kabar hoax, polsek busungbiu

Screenshot isu penculikan. Kapolsek Busungbiu AKP Nengah Muliadi (kanan) (Istimewa)

Share this      

BUSUNGBIU – Isu penculikan lagi-lagi ramai di jagat media sosial. Kali ini dilaporkan terjadi di Desa Pelapuan, Busungbiu.

Salah satu dari tiga orang gadis belia dilaporkan menjadi korban penculikan tiga orang pemuda. Hingga Kamis dini hari, isu ini merebak dan jadi viral.

Merebaknya isu penculikan setelah akun @ Kusuma Dewi Kaelkey merilis informasi ada tiga orang mencoba menculik seorang gadis.

Sempat terjadi tarik-tarikan. Beruntung, si korban berhasil kabur dan menyelamatkan diri. Unggahan akun ini spontan mendapat respons dari netizen.

Ada yang percaya namun banyak pula yang meminta tak menyebarkan isu yang belum terkonfirmasi oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Busungbiu AKP Nengah Muliadi sendiri langsung merespon isu penculikan yang membuat warga setempat resah.

Menurut AKP Nengah Muliadi, setelah melakukan penyelidikan, kasus yang terjadi di Pelapuan, bukan kasus penculikan, tapi murni kenakalan remaja.

Semua bermula ketika ada tiga gadis belia berboncengan. Di perjalanan, ketiganya ketemu tiga pemuda. Salah satu pemuda itu memakai topi dan masker.

Pada saat lewat, pemuda itu iseng kepada para korban. “Gek..gek..,” kata AKP Muliadi menirukan ucapan korban.

Tangan pemuda itu langsung menjulur meraih badan korban. Spontan korban teriak. Mereka lalu tancap gas. Sampai di rumah, korban kemudian memberi tahu keluarganya.

“Setelah itu keluarganya mengecek ke lokasi. Ternyata ketiga pemuda itu tidak ada di tempat,” beber AKP Muliadi.

“Jadi, sekali lagi saya klarifikasi bahwa ini bukan kasus penculikan, tapi ulah iseng pemuda di jalan,” imbuhnya.

Karena itu, dia meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan isu yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Apalagi sampai menyebarkan.

“Jangan mudah menerima informasi. Cek dulu kebenarannya,” pungkasnya.

(rb/mus/mus/JPR)

 TOP