Rabu, 14 Nov 2018
radarbali
icon featured
Bali United

Empat Tim Berpeluang Juara Liga I, WCP: Jangan Lihat Atas Dulu!

Rabu, 07 Nov 2018 14:20 | editor : ali mustofa

bali united, liga 1, coach widodo

FOKUS: Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro bersama skuad Bali United beberapa hari lalu (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

DENPASAR - Lepas dari cedera pemain, Bali United bisa menjadi pemeran utama terkait tim mana yang akan meraih gelar juara musim ini.

Meski pelatih Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez mengatakan bahwa perburuan gelar juara hanya ada tiga tim saja yakni PSM Makassar, Pesib, dan Persija, tetapi jangan lupa untuk menghitung Bali United.

PSM Makassar dan Persija Jakarta menjadi lawan Wawan Hendrawan dkk di pekan ke-32 dan 33. Penentuan gelar juara juga bisa dilakukan di Bali.

Bisa Persija saat bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Persib Bandung yang kemungkinan besar melakoni laga kandang terakhir di Stadion Dipta menghadapi Barito Putera, atau justru PSM Makassar yang tersenyum di akhir musim.

Melihat hal ini, Pelatih Bali United Widodo tidak ingin berbicara terlalu jauh untuk menatap empat pertandingan tersisa setelah menghadapi Mutiara Hitam – julukan Persipura Jayapura.

“Jangan melihat ke atas dulu. Bagaimana kami bisa menghadapi tim lawan dan kami harus fokus lawan Persipura. Mereka juga mau perbaiki peringkat,” bebernya.

“Kondisi tim mereka sepertinya sedang bagus dan kemarin juga melawan PSM cukup bagus. Saya harus fokus kesana dan jangan dulu mikir keatas,” tambah pelatih berusia 48 tahun ini.

Bahkan, dengan tegas Coach Widodo, meminta skuadnya untuk memberikan 110 persen tenaganya jika ingin gelar juara Liga 1 berada di Bali.

“Saya sebagai pelatih datang kesini untuk membuat pemain berada di top performance dan selalu berada diatas untuk bisa meraih juara.

Mental pemain ini harus kuat. Jangan dulu berpikir apa-apa. Yang penting fokus dan bersiap karena perjalanan sudah pasti jauh dan bisa saja delay pesawatnya.

Terus disana main mungkin pukul 14.30. Kuncinya ya itu. Mental kuat. Jangan sampai leha-leha,” tuturnya. 

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia