Senin, 19 Nov 2018
radarbali
icon featured
Metro Denpasar

Pemeriksaan Miyabi Dituding Modus, Imigrasi Tanggapi Nyinyir Netizen

Rabu, 07 Nov 2018 19:37 | editor : ali mustofa

maria ozawa, miyabi, bintang film panas, eks artis jav, bintang porno jepang, Barbie Nouva,

Maria Ozawa saat berada di kantor Imigrasi Denpasar (7/11) (Ande Sulla)

DENPASAR-Kehadiran  Eks artis Japannese Adult Video (JAV) Maria Ozawa alias Miyabi untuk menghadiri pesta ultah sahabatnya, model majalah dewasa tanah air, DJ Barbie Nouva benar-benar bikin nyinyir.

Bukan hanya pembatalan party karena adanya dugaan pesta seks di atas kapal, namun kedatangan Miyabi di kantor Imigrasi pun juga tak luput dari bahan gunjingan netizen.

Nyinyir netizen itu salah satunya menyebut jika  bintang film porno asal Jepang dan sahabatnya itu, dijebak pihak Imigrasi.

Bahkan, ada pihak menuding, Imigrasi hanya mengada-ada dan pemanggilan Miyabi dan Dj Barbie Nouva hanyalah modus agar mereka bisa berfoto bersama.

Tak kuat dengan nyinyiran para netizen, Kasi Teknologi Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian, Bagus Aditya Nugraha Suharyono, langsung angkat bicara.

Ia pun langsung mengklarifikasi dengan  mengatakan rumor yang beredar itu tidak benar.

 Menurut dia, permintaan foto bareng Maria Osawa itu dilakukan saat acara ulang tahun Barbie Nouva di salah satu villa di kawasan Denpasar.  

"Pengambilan foto itu saat acaranya Barbie Nouva dan bukan saat pemeriksaan di kantor Imigrasi Denpasar.

Karena selain di acara itu boleh ambil foto ksecara umum memang yang menjadi daya tarik acara itu karena ada dia (Maria Osawa) " katanya saat ditemui di Kantor Imigrasi Denpasar, Rabu (7/11) sore.

Lanjut dia, yang dilakukan pihaknya kepada mantan artis film panas itu bukan pemeriksaan, tetapi hanya meminta klarifikasi biasa. 

Permintaan klarifikasi itu dilakukan karena adanya laporan masyarakat bahwa Osawa datang untuk sebuah acara yang memasang tarif masuk. 

"Bukan pemeriksaan tapi klarifikasi saja terkait kedatangan dia ke Denpasar. Dan tidak ada masalah yang kami temukan sehingga setelah itu dia bisa pergi," tambah Suharyono.

Sementara itu, terkait adanya pihak Imigrasi Denpasar yang meminta nomor Maria Osawa, Suharyono tak menampik. "Ada berita katanya minta nomor HP. Saya rasa itu masih wajar apalagi dia seorang artis. Siapapun pasti melakukan hal itu," tukasnya. 

(rb/pra/mar/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia