Senin, 19 Nov 2018
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Nekat Lompat Kapal, Hilang Dua Hari, Jasad Gupran Terapung di Dermaga

Jumat, 09 Nov 2018 09:31 | editor : ali mustofa

penumpang kapal, nekat lompat, penumpang tewas, basarnas denpasar

EVAKUASI: Tim Basarnas mengevakuasi jasad Gupran yang terapung di dermaga Padangbai (Istimewa)

AMLAPURA - Operasi SAR yang dilakukan tim SAR gabungan selama dua hari terakhir akhirnya membuahkan hasil.

Gupran, 28, salah seorang korban yang terjatuh dari dermaga di Pelabuhan Padangbai ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Jasadnya terapung-apung di sekitar lokasi kejadian, yakni 10 meter arah tenggara dari posisi awal korban terjatuh.

"Seluruh pergerakan sudah dilakukan sesuai dengan rencana operasi SAR," ungkap Kepala Basarnas Denpasar Ketut Gede Ardana.

Sejak awal, Basarnas memprediksi penemuan korban tidak akan jauh dari lokasi awal ia terjatuh, karena arus di pinggir dermaga tidak terlalu kuat.

"Seperti yang sudah-sudah, pada kejadian seperti ini, jenasah korban biasanya tidak terseret jauh oleh arus. Setiap tahapan dalam upaya pencarian korban selalu kami pelajari dan analisa,

untuk selanjutnya dijadikan bahan pertimbangan apabila ada kejadian yang serupa," tegasnya. Menurutnya dengan pola seperti itu pelaksanaan operasi SAR menjadi lebih efektif.

Ketika ditemukan posisi korban tertelungkup dan masih melekat di tubuhnya celana pendek serta jaket berwarna biru.

 "Sekitar pukul 19.30 Wita ada yang melihat benda mencurigakan terapung-apung tak jauh dari kapal yang sandar di dermaga," tutur Ardana.

Berselang 30 menit korban sudah berhasil dievakuasi ke dermaga, selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Karangasem menggunakan Ambulance Puskesmas Manggis.

Seperti diberitakan, Gupran, 28, asal Mataram, NTB, terjatuh dari Dermaga Padangbai. Kronologis kejadian bermula ketika ia nekat melompat menuju kapal yang sudah lepas sandar.

Seorang rekan korban memberikan kesaksian, dimana kala itu Gupran tiba-tiba saja pergi, karena lelah ia tak mengindahkannya.

Sekitar pukul 03.10 Wita terdengar bunyi orang terjatuh berbarengan dengan sebuah kapal yang melaju menjauhi dermaga.

Dengan kondisi mesin kapal yang menyala dan baling-baling berputar, tubuh korban tak sanggup menahan arus air hingga menariknya semakin ke dalam dan hilang dari permukaan.  

(rb/tra/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia