Senin, 19 Nov 2018
radarbali
icon featured
Travelling

GAME OVER! Ini Alasan Koster Perintahkan Tutup Toko Mafia Tiongkok…

Jumat, 09 Nov 2018 12:15 | editor : ali mustofa

paket murah, turis tiongkok, pariwisata bali, asita bali, gubernur koster

RAZIA TOKO JARINGAN TIONGKOK: Satpol PP Bali melakukan razia toko Cina di kawasan Badung Lisa Gemstone beberapa waktu lalu (Adrian Suwanto/Radar Bali)

DENPASAR -  Praktik mafia pariwisata Tiongkok sebentar lagi game over. Pada saat rapat bersama Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Sukawati atau Cok Ace,

Dinas Pariwisata, Satpol PP dan  para stakeholder pariwisata di Praja Sabha Kantor Gubernur, Kamis kemarin (8/11) yang digelar tertutup,

Gubernur Koster menginstruksikan bupati/wali kota  seluruh Bali menutup usaha milik Tiongkok yang tidak sehat.

Saat ini dicatat ada 16 perusahaan akan ditutup. Semua berlokasi di Kabupaten Badung. Usai rapat,  Koster menyatakan, citra pariwisata Bali rusak akibat praktik usaha-usaha yang tidak sehat.

Karena itu, pemerintah tidak akan memberikan toleransi. Seluruh jaringan toko atau artshop yang berjalan dengan aktivitas tidak sehat, termasuk travel agent nakal akan langsung ditutup.

Perintah lisan kemarin akan disusul dengan instruksi tertulis untuk ditutup mulai hari ini. “Praktik tidak sehat yang dilakukan oleh pariwisata, dalam hal ini ada toko, art shop,

travel ada yang berizin dan ada yang tidak berizin.  Ada yang berizin tapi yang dijalankan berbeda. Jadi, semua ini sekitar

ada 16 usaha, art shop, toko semuanya  ada di kabupaten Badung,” tegas Koster didampingi Cok Ace dan Sekda Bali Dewa Indra. 

(rb/feb/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia