Sabtu, 19 Jan 2019
radarbali
icon featured
Events

Astra Ajak Rapikan Nusa Lembongan Melalui Bali Hope Swimrun

09 Desember 2018, 07: 46: 16 WIB | editor : ali mustofa

astra international, nusa lembongan, bali hope swimrun

THE HOPE SWIMRUN: Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (tengah), jumpa pers di Sandy Bay, Nusa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (8/12). (Djoko Heru Setiyawan/Radar Bali)

NUSA LEMBONGAN – PT Astra International Tbk terus melakukan even untuk mengiinspirasi. Salah satunya, Bali Hope Swimrun alias BHSR di Nusa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, kemarin.

’’Melalui Bali Hope Swimrun, kami ingin menginspirasi banyak orang. Ke depan, ajak masyarakat Nusa Lembongan untuk merapikan (bersih dari sampah plastik, Red)

pulau ini,’’ kata Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto kepada Jawa Pos Radar Bali,

di sela persiapan menuju Pantai Jungut Batu, Nusa Lembongan, lokasi start renang dan lari peserta The Bali Hope Swimrun, Sabtu (8/12).

Kata Boy, even di Nusa Lembongan ini, sejalan cita-cita Astra International. ’’Yakni, Sejahtera Bersama Bangsa,’’ tegasnya.

Astra ingin berkontribusi sosial berkelanjutan; pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan kewirausahaan.

Bidang lingkungan, gelar even Swimrun tersebut, jadi kegiatan bermanfaat bagi masyarakat luas. Yakni, bersih-bersih sampah plastik di Nusa Lembongan.

Program tersebut guna mendukung program Astra International yang melahirkan; 77 Kampung Berseri Astra (KBA) dan 304 Desa Sejahtera Astra.

Di tengah menjalankan program tersebut, kata Boy, Astra ketemu kawan-kawan The Bali Hope (Mr. Tom Hickman), juga Bali Children Foundation (Margaret Barry). Mereka merencanakan Swimrun.

’’Swimrun ini sejalan dengan yang dilakukan Astra. Seperti di Pulau Pramuka, sebuah pulau yang sekarang menjadi Kampung Berseri Astra,’’ beber Boy.

Akhirnya, jadilah program ini. Menggandeng tokoh, menggerakkan masyarakat. Goal-nya, merapikan Pulau Nusa Lembongan dari sampah. Khususnya, sampah plastik.

Diakuinya, Swimrun ini, merupakan gerakan positif. Sangat mendukung program lingkungan tersebut. ’’Tak perlu heboh, ramai-ramai. Tapi, jadi inspirasi banyak orang. Kalau ada kemauan, tentu ada jalan,’’ papar Boy.

Untuk sampah plastik di Nusa Lembongan, memang belum ada detailnya. Namun, sebagai gambaran; di Unit Pengolah Sampah Pesisir dan Laut Wahyu Segara, Lembongan, sehari bisa mengolah 1,5 hingga 2,5 ton sampah plastik.

Seiring mewujudkan masyarakat mandiri dalam mengelola sampah (plastik), Swimrun, yang rangkaiannya dari Rabu (5/12) hingga Minggu hari ini (9/12), selain even inspiratif; renang 3 kilometer (di laut hingga Pantai Jungut Batu), nyambung lari 20 kilometer menuju Sandy Bay (Sunset Beach).

Meliputi Kawasan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Renang libatkan 20 peserta dari 6 negara; Indonesia (ada Kelly Tandiono),

Australia, Amerika, Inggris, New Zealand, dan Swedia. Peserta renang dan lari yang finish pertama: Peter Aronsson dan Annika Ericsson dari Swedia.

Peserta even ini, galang dana untuk melindungi lingkungan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Khususnya dari polusi sampah plastik.

Serta edukasi lingkungan dalam bahasa Inggris di 6 sekolah di Nusa Lembongan melalui Bali Children Foundation.

Ada sesi berbagi pengalaman menjaga lingkungan dari sampah oleh penerima Semangat Astra Terpadu untuk Indonesia (SATU Indonesia) Awards 2010, Amilia Agustin,

serta bersih-bersih pantai, Minggu hari ini (9/12). Melibatkan masyarakat di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan sebagai tuan rumah. (rba/djo)

(rb/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia