Rabu, 20 Nov 2019
radarbali
icon featured
Radar Buleleng

Ngawur, Serahkan Uang Dalam Posisi Berdiri, Pemabuk Celurit Babinsa

10 Desember 2018, 08: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

pemabuk ngamuk, babinsa dicelurit, polres buleleng

DIAMANKAN: Putu Mangku alias Doglas, pelaku penyerangan anggota Babinsa. (Eka Prasetya/Radar Bali)

Share this      

SINGARAJA – Niat mengantar teman membayar hutang, nyawa Komang Mahayadnya, 47, Babinsa Giri Emas, Sawan, nyaris melayang. Kok bisa?

Menurut informasi, kejadian bermula ketika korban mengantar rekannya yang bernama Wayan Suardika membayar hutang sebesar Rp 4 juta kepada Wayan Budiarta, Sabtu malam lalu.

Malam itu disepakati lokasi pertemuan di kediaman Putu Mangku alias Doglas, 44, di Jalan Pahlawan, Banjar Tegal.

Tiba di sana, korban menyerahkan uang sebesar Rp 4 juta kepada Doglas, dan meminta agar diserahkan ke Budiarta.

Namun, pelaku yang dalam kondisi mabuk merasa tersinggung. Apa sebab? Korban menyerahkan uang dalam posisi berdiri dan dinilai merendahkan harga diri pelaku.

Tak berselang lama, pelaku dan korban terlibat cekcok mulut. Doglas yang sudah tersulut emosi plus dipengaruhi minuman keras, langsung berdiri.

“Pelaku marah dan dalam kondisi dipengaruhi minuman keras,” kata Kapolsek Kota Singaraja AA Wiranata Kusuma.

Dalam kondisi gelap mata, Doglas langsung mengambil celurit dan berusaha menyerang korban. Untungnya, warga sekitar melihat kejadian tersebut. Aksi pelaku pun ditahan warga.

Sedangkan korban langsung menyelamatkan diri dan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Tak butuh waktu lama, Doglas berikut barang bukti celurit pun berhasil diamankan petugas. 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP