Sabtu, 19 Jan 2019
radarbali
icon featured
Bali United

FAKTA! Paulo Ternyata Masih Terikat Kontrak, Manajer BFC Kecewa Berat

15 Desember 2018, 07: 05: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, liga 1 2019, bhayangkara fc, manajer bhayangkara, paulo sergio

Paulo Sergio (dok.jawapos.com)

DENPASAR - Prediksi awal gelandang Bhayangkara FC (BFC) Paulo Sergio merapat ke Bali United benar-benar tepat.

Melalui akun instagramnya, Paulo Sergio mengunggah foto bersama CEO Bali United Yabes Tanuri. Dia pun menyatakan resmi berseragam Serdadu Tridatu musim depan.

Ada yang bahagia, tapi ada juga yang sedih. Manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji kepada Jawa Pos Radar Bali mengaku cukup kecewa dan terpukul dengan keputusan yang dibuat Paulo.

Saat dihubungi, dia hanya menjawab singkat. “Ya sebenarnya demikian. Tapi apa boleh buat, Paulo digoda terus (oleh Bali United). Percuma juga mempertahankan pemain kalau tidak ada hati di dalam tim,” terangnya.

AKBP Sumardji justru geram dengan tindakan Bali United dan Paulo. Apalagi setelah melihat unggahan Paulo di media sosial.

Yang mencengangkan adalah Paulo masih terikat kontrak dengan The Guardian - julukan Bhayangkara FC hingga Desember tahun depan.

"Kontraknya di Bhayangkara masih setahun. Habis Desember 2019. Kan tidak boleh seperti itu. Menyayangkan saja karena belum apa-apa sudah seperti itu.

Berita yang beredar salah semua. Kalau sudah resmi kan sudah teken kontrak. Kalau saya yang tidak beri izin. Berita salah semua. Istilahnya ngebet kawin. Tindakan tidak benar," terang Sumardji.

Sumardji memang membenarkan kepindahan Paulo ke Serdadu Tridatu musim depan. Tetapi, itu hanya sebatas wacana dan perbincangan antara dia dengan Owner Bali United Pieter Tanuri.

"Pieter ngejar-ngejar saya terus. Bagaimana mau resmi, transaksi saja belum ada. Belum ada transfer dari Bali United. Mereka belum bayar ke kami.

Bali (United) kayaknya ngebet sekali. Paulo memang tertarik. Tetapi ngawur itu postingannya," tegas AKBP Sumardji.

AKBP Sumardji mengaku kecewa dan menyayangkan keputusan tersebut. "Intinya harus ada etikanya. Kayak orang mau ngebet kawin saja," tegasnya dengan nada geram.

Sementara itu, CEO Bali United Yabes Tanuri dan Owner Bali United Pieter Tanuri juga belum bisa dikonfirmasi hingga saat ini. 

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia