Kamis, 14 Nov 2019
radarbali
icon featured
Events

Asyik, Heboh Hari Ibu, PKK Banjar Gaji “Goyang” Dalung

15 Desember 2018, 19: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

hari ibu, ibu-ibu pkk, banjar gaji, desa dalung, gerakan dance

BIKIN HEBOH: Luh Betung (paling kanan rambut dikepang) memperagakan gerakan modern dance, patah-patah (I Kadek Surya Kencana/Radar Bali)

Share this      

MANGUPURA - Ibu PKK Banjar Gaji, Desa Dalung, Kecamatan, Kuta Utara, Badung memiliki cara unik merayakan Hari Ibu yang jatuh 22 Desember 2018 mendatang.

Sabtu (15/12) sore mereka bikin heboh masyarakat yang melintas di Jalan Raya Padang Luwih. Membagi diri sesuai kelompok arisan masing-masing, ibu-ibu itu tampil memukau di depan para suami dan anak-anak mereka.

Gelak tawa, senyum, dan tepuk tangan sambung-menyambung. Keberanian para ibu PKK berjoged, menari, bernyanyi,

serta bermain drama tentang persoalan sehari-hari yang mereka hadapi membuat empat penampilan yang disuguhkan begitu hidup.

Sulitnya membagi waktu untuk bermasyarakat di tengah tuntutan memenuhi kebutuhan ekonomi jadi topik hangat. Meski demikian, seluruhnya tampil sangat antusias.

Peringatan Hari Ibu
hari ibu, ibu-ibu pkk, banjar gaji, desa dalung, gerakan dance

BIKIN HEBOH: Ibu PKK Banjar Gaji, Desa Dalung, Kecamatan, Kuta Utara, Badung, menari dance untuk memperingati hari Ibu (I Kadek Surya Kencana/Radar Bali)

Pentas juga dimeriahkan oleh pementasan Sekehe Teruna Teruni (STT) Yasa Kencana, Banjar Gaji. Tak mau kalah.

Anak-anak SD kompak menyanyikan Lagu Muara Kasih Bunda dan menyerahkan bunga kepada para ibu mereka.

Salah seorang Ibu PKK, Ni Luh Dewi Astuti Ningsih yang memerankan sosok Luh Betung berkata garapan pentas yang ditampilkan kelompoknya berkisah tentang kerja sama dan gotong royong.

“Ibu-ibu rumah tangga sangat butuh kegiatan di luar rutinitas sehari-hari. Agar tidak stres. Bisa ngumpul. Mekedekan (tertawa). Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Kelian Adat Banjar Gaji, I Ketut Adi Ardhana mengaku sangat salut dengan semangat para ibu PKK merayakan Hari Ibu tahun 2018.

“Semoga kegiatan ini tetap berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ucapnya. Adi Ardhana menyebut pihak banjar siap memberikan support untuk kegiatan positif yang dimotori PKK Banjar Gaji.

Kelian Dinas Banjar Gaji, Made Rai Sudiarta juga mengaku salut. “Satu kata luar biasa. Persiapan singkat. Harusnya dilaksanakan, Minggu (16/12) pagi. Tapi karena ada krama yang nikah harus dimajukan.

Peringatan Hari Ibu
hari ibu, ibu-ibu pkk, banjar gaji, desa dalung, gerakan dance

HEBOH: Penampilan “Luh Betung” alias Ni Luh Dewi Astuti Ningsih menggoyang Banjar Gaji, Sabtu (15/12) sore (I Kadek Surya Kencana/Radar Bali)

Meski begitu ibu-ibu PKK tampil sangat luar biasa. Di tengah kesibukan, masih tetap bisa berinteraksi dan tampil hebat,” tegasnya.  

Hal serupa ditegaskan Ni Putu Dewi Putri Mariadhi, Ketua PKK Banjar Gaji. Ibu murah senyum itu mengaku sangat senang dan bangga karena mampu menyatukan serta menciptakan kebersamaan di tengah kesibukan ibu-ibu PKK.

“Ini acara perdana. Harapan ke depan, kami bisa lebih kompak lagi. Mampu merancang acara yang mempersatukan PKK Gaji.

Semoga setelah hari ini ibu-ibu lebih paham bahwa berorganisasi itu asyik dan menyenangkan,” tandas staf pegawai Stenden University Bali tersebut.

Peringatan Hari Ibu oleh PKK Banjar Gaji juga disemarakkan pengundian doorprize dengan hadiah utama satu unit kulkas. (rba)

(rb/ken/mus/JPR)

 TOP