Kamis, 14 Nov 2019
radarbali
icon featured
Metro Denpasar

Nyepi Kian Dekat, Denpasar Larang Bikin Ogoh-ogoh Bermuatan Politik

10 Januari 2019, 11: 11: 29 WIB | editor : ali mustofa

hari raya nyepi, pawai ogoh-ogoh, tema politik, pemkot denpasar

Pawai ogoh-ogoh pada malam pengerupukan tahun lalu (Adrian Suwanto/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR - Hari Raya Nyepi tahun ini bersamaan dengan tahun politik. Anak muda di Kota Denpasar tetap membuat ogoh-ogoh  sebagai bentuk pelestarian budaya. 

Pemerintah Kota Denpasar pun juga tetap menggelar lomba ogoh- ogoh. Antusias sekaa truna  juga sudah disibukkan dalam pengerjaan ogoh-ogoh di beberapa kawasan banjar.

Sebagai bentuk dukungan dalam memberikan ruang kreativitas anak muda meski memasuki tahun politik 2019, Pemkot Denpasar memperbolehkan mereka membuat ogoh-ogoh dengan syarat.

Tema ogoh-ogoh yang dibuat tidak boleh bermuatan politik. “Lomba ogoh-ogoh tetap ada karena itu bagian dari melestarikan adat dan budaya,” ujar Kadis Kebudayaan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram kemarin.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh komponen lembaga adat, dinas, dan aparat keamanan di Kota Denpasar agar lomba berjalan lancar.

Kriteria perlombaan ogoh-ogoh sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang tetap mengacu pada kriteria pembuatan ogoh-ogoh berbahan dasar alami.

Artinya tidak menggunakan bahan seperti styrofoam. “Lomba ogoh-ogoh ini tetap dilaksanakan, namun kriteria lomba tetap mengacu seperti tahun sebelumnya dan tidak boleh berbau politik,” pungkasnya mengakhiri.

(rb/feb/mus/JPR)

 TOP