Sabtu, 19 Jan 2019
radarbali
icon featured
Radar Buleleng

Butuh Tenaga PNS Segera, Pemkab Buleleng Kebut Pemberkasan CPNS

11 Januari 2019, 03: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

tenaga pns, pemberkasan cpns, pemkab buleleng

KEBUT PEMBERKASAN: Petugas memproses pemberkasan CPNS Pemkab Buleleng kemarin (Eka Prasetya/Radar Bali)

SINGARAJA – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng menggenjot proses pemberkasan kelengkapan persyaratan para Calon PNS yang dinyatakan lulus dalam rekrutmen.

Harapannya para CPNS itu bisa segera mengantongi Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan dapat segera bertugas.

Sejak kemarin (9/1) para CPNS silih berganti mendatangi BKPSDM. Mereka menunjukkan sejumlah kelengkapan berkas lamaran.

Seperti ijazah, Surat Keterangan Cukup Kelakuan (SKCK), surat keterangan sehat, serta surat keterangan bebas narkotika.

Namun, tak semua pelamar bisa menyetorkan berkas dengan lancar. Sejumlah pelamar terpaksa harus mengulangi menyetor berkas.

Penyebabnya berkas daftar riwayat hidup yang disetorkan, tidak sesuai dengan format blanko yang diminta.

“Hanya ada beberapa saja yang mengalami kendala daftar riwayat hidup seperti itu. Tapi tidak ada masalah, karena bisa langsung buat di kantor,” kata Kepala BKPSDM Buleleng I Gede Wisnawa kemarin.

Wisnawa mengatakan dirinya sengaja mempercepat proses pemberkasan. Sehingga berkas-berkas kelengkapan itu bisa dibawa ke

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), serta Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada akhir Januari nanti.

“Harapannya kan kalau berkasnya cepat, proses penerbitan SK-nya juga kan cepat. Biar mereka bisa segera bertugas di tempatnya masing-masing. Kalau belum ada SK pengangkatan, mereka kan belum boleh bertugas,” jelasnya.

Asal tahu saja, saat ini ada 313 orang pelamar yang dinyatakan lolos dalam rekrutmen CPNS tahun lalu.

Sebenarnya pemerintah membuka 332 formasi di Buleleng. Namun dari ratusan formasi itu, ada 19 formasi yang akhirnya lowong. Rencananya para CPNS itu akan mulai mengikuti diklat pra jabatan pada April mendatang.

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia