Kamis, 21 Mar 2019
radarbali
icon featured
Dwipa

Gunung Agung Erupsi, Kawasan Wisata Kintamani Tertutup Abu Vulkanik

11 Januari 2019, 18: 21: 51 WIB | editor : ali mustofa

gunung agung erupsi, abu vulkanik, dampak erupsi, wisata kintamani, Polres Bangli, Kecamatan Kintamani, bagi masker gratis,

BAGI MASKER GRATIS : Petugas kepolisian dari Polres Bangli saat membagikan masker gratis kepada warga dan wisatawan di kawasan wisata Kintamani, Jumat (11/1) (Istimewa)

KINTAMANI –Erupsi Gunung Agung Karangasem yang terjadi, Kamis (10/1) malam berdampak ke Wilayah Kecamatan Kintamani.

Akibat erupsi Gunung Agung, warga di sekitar kawasan wisata Kintamani terpapar abu vulkanik.

Mengantisipasi dampak buruk paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung Karangasem, Kepolisian Resort (Polres) Bangli, Jumat (11/1) menggelar kegiatan dengan bagi-bagi ratusan masker secara gratis.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi dikonfirmasi disela kegiatan, mengatakan pembagian masker gratis kepada warga dan wisatawan, itu dilakukan untuk  mengantisipasi efek buruk dari paparan abu erupsi.

“Karena abu sampai Kintamani, maka kepolisian membagikan masker, ini untuk antisipasi,” ujar Sulhadi, kemarin.

Sebelum pembagian masker, kegiatan bagi-bagi masker gratis yang langsung dipimpin Kasat Lantas Polres Bangli itu juga terlebih dahulu dilakukan sosialiasi sekaligus himbauan kepada wisatawan untuk tetap berhat-hati dan waspada selama berwisata.

“Wisatawan diberikan masker dan diminta waspada selama berwisata,” tukasnya.

Sementara itu,  Camat Kintamani, Wayan Dirgayusa, secara terpisah mengatakan, akibat erupsi Gunung agung, sejumlah wilayah di Kintamani terkena paparan abu vulkanik.

Disebutkan, sejumlah wilayah yang terkena paparan abu vulkanik, itu meliputi Batur, Kintamani, Abang Batudingding, Satra, Dausa, Sukawasa, Bantas, Selulung, Belandingan, dan Desa Siakin.

“ Memang untuk wilayah Batur, Kintamani, Abang Batudinding, cukup tebal abunya. Tanaman milik warga tertutup abu,” ujarnya.

Untuk itu bagi wilayah atau desa terdampak, pihaknya mengimbau warga untuk tidak panik.

“Kami sudah imbau masyarakat melalui kepala dusun masing-masing. Sejauh ini kondisi aman,” tukasnya.

(rb/dra/pra/mus/JPR)

 TOP