Selasa, 26 Mar 2019
radarbali
icon featured
Travelling

Museum Soenda Ketjil Sisakan PR, Ruang Audio Belum Berfungsi Optimal

13 Januari 2019, 11: 06: 07 WIB | editor : ali mustofa

museum sunda kecil, ruang audio, dispar buleleng, disbud buleleng

Wisatawan menikmati Museum Soenda Ketjil beberapa hari lalu (Eka Prasetya/Radar Bali)

SINGARAJA – Pembangunan Museum Soenda Ketjil di areal Eks Pelabuhan Buleleng, ternyata menyisakan pekerjaan rumah (PR).

Masih ada dua sisa pekerjaan, yang belum diserahkan pada pemerintah daerah. Meski tak memengaruhi operasional museum, hal itu memengaruhi kelengkapan museum.

Paket pekerjaan yang belum tuntas adalah pengadaan buku dan pembuatan film. Kedua paket pekerjaan itu mestinya melengkapi ruang audio-visual yang terdapat di gedung pameran.

Lebih lagi hingga kini ruang audio-visual tak banyak berfungsi. Tak diketahui pasti apakah dua paket pekerjaan itu termasuk dalam dana bantuan Rp 1 miliar yang digelontorkan kementerian, atau tidak.

“Kebetulan kegiatan pembangunan museum ini bantuan dari pusat, dan ditangani pusat. Jadi kami tidak bisa berbuat banyak.

Memang ada dua item yang belum selesai,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Gede Komang kemarin.

Gede Komang mengatakan dirinya telah mengirim surat ke Direktorat Cagar Budaya yang notabene memberikan bantuan museum pada Kabupaten Buleleng.

Dalam surat itu, Disbud Buleleng meminta agar direktorat segera menindaklanjuti kekurangan buku dan film, sehingga melengkapi koleksi di Museum Soenda Ketjil.

“Saya sebenarnya baru tahun persoalan ini bulan Oktober. Saya kira sudah tuntas semua. Akhir bulan ini saya akan ke kementerian, mudah-mudahan bisa diselesaikan,” imbuhnya.

Disisi lain, Disbud Buleleng mendapat hibah barang untuk melengkapi koleksi di Museum Soenda Ketjil. Barang-barang itu berkaitan dengan ketokohan mantan Gubernur Soenda Ketjil MR. I Gusti Ketut Pudja.

Barang-barang itu berasal dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Museum Nasional, dan keluarga besar MR. Pudja di Jakarta.

“Barangnya macam-macam. Ada berupa foto, tulisan-tulisan dari Meester Pudja dalam bentuk buku maupun catatan, ada juga pakaiannya,” ungkap Gede Komang.

Selain barang itu, pemerintah juga berencana merestorasi bekas mobil dinas Gubernur Soenda Ketjil yang kini dipajang di halaman Museum Buleleng. 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP