Senin, 20 May 2019
radarbali
icon featured
Dwipa

Bupati Jembrana Warning Tiga Ormas Besar di Bali Tak Dompleng Kampanye

31 Januari 2019, 20: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

ormas, ormas dibekukan, Polda Bali, premanisme berkedok ormas, rakor, Bupati Artha, Pemilu 2019, ormas diwarning,

WARNING ORMAS : Bupati Jembrana I Putu Artha (kanan) bersama Kapolres Jembrana disela rapat tim di Kantor Kesbangpol Jembrana, Kamis (31/1) (M.Basir)

NEGARA – Rekomendasi Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose untuk membekukan sementara tiga organisasi kemasyarakatan (ormas) besar di Bali menuai respon positif dari kepala daerah.

Salah satu dukungan terhadap langkah kapolda Bali membekukan ormas, itu salah satunya datang dari Bupati Jembrana I Putu Artha.

Bahkan tak hanya mendukung langkah kapolda Bali untuk membekukan sementara seluruh kegiatan ormas di Bali (Laskar Bali, Baladika Bali dan Pemuda Bali Bersatu), namun Bupati Artha juga me-warning agar tiga ormas besar ini tak ikut-ikutan dan mendompleng kegiatan kampanye menjelang hajatan pemilu serentak pada April 2019 mendatang.

Peringatan bupati agar ormas (khususnya tiga ormas yang direkomendasikan kapolda Bali untuk dibekukan sementara) tak ikut dompleng kampanye, itu seperti disampaikan di sela rapat bersama tim terpadu penanganan konflik sosial Jembrana, Kamis (31/1) di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Jembrana.

Saat rapat, Bupati Artha di hadapan  kapolres Jembrana, Kodim 1617 Jembrana, KPU Jembrana, dan Bawaslu Jembrana, menghimbau kepada ormas yang direkomendasikan Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose untuk dihentikan sementara, dan tidak ikut serta mengatasnamakan ormas dalam kegiatan politik atau kampanye peseta pemilu.

“Kami berharap ormas tidak ikut di dalamnya (kampanye).  Jangan sampai ada ormas mendompleng salah satu kandidat,” tegas bupati.

(rb/bas/pra/mus/JPR)

 TOP