Kamis, 25 Apr 2019
radarbali
icon featured
Dwipa

Hujan, Dapur Vila Roboh Diterjang Banjir, Jalur Tirtagangga Longsor

09 Februari 2019, 06: 56: 15 WIB | editor : ali mustofa

hujan lebat, dapur vila jebol, jalur tirtagangga longsor, bpbd karangasem

Petugas mendatangi dapur vila milik warga Australia yang jebol usai diterjang banjir kemarin (Wayan Putra/Radar Bali)

AMLAPURA - Hujan deras yang terjadi di Karagasem belakangan ini terus menebar bencana. Di antaranya adalah tanah longsor di beberapa tempat.

Jumat malam sebuah dapur villa di Desa Nyuh Tebel, Manggis, Karangasem roboh karena terseret aliran sungai. Vila tersebut memang terletak dekat sungai.

Banjir besar yang terjadi membuat air meluap dan membuat bagian dapur vila Bayshore roboh. Insiden itu memantik Kapolsek Manggis, Kompol I Nengah Subangsawan bersama Babinsa Nyuh Tebel Sertu Made Tama Budi datang.

‘Saat pengecekan tersebut vila mengalami kerusakan pada beberapa bagian. Yang paling parah adalah dapur atau bagian kitchten vila mengalami rusak parah bahkan tergerus di aliran sungai.

Kompol Subangsawan sendiri sempat menemui pemilik Villa Bayshore villa Mr Bradley Wayne Griffiitlei,  warga Australia.

Saat itu Kapolsek berkordinasi dengan pemilik vila terkait bagunan vila yang hanyut dan meterialnya masih ada di aliran sungai.

Pihak Kepolisian minta agar bangunan dapur tersebut dibersihkan. Karena kalau tidak akan membuat terjadi banjir lagi karena bangunan tersebut menutup sebagian alur sungai.

Bradley Wayne Griffitli melalui Manejer I Kadek Sugianta mengakui akan segera membersihkan bekas dapur yang masih ada di aliran sungai.

Namun demikian pihaknya masih menunggu pihak Asuransi Zuric Inzurent. Karena sudah dilaporkan ke pihak asuransi. Sebab bangunan tersebut diasuransikan.

Asuransi sendiri harus mengecek dulu dengan mengambil bukti berupa foto bangunan. Ini akan dijadikan bahan laporan pihak asuransi untuk mendapat klaim.

Sementara itu akibat kejadian ini pihak villa mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. “Ya kalau kerugian sekitar Rp 150 juta,” ujar Kadek Sugianta.

Sementara itu di Kota Amlapura juga terjadi banjir. Selokan meluap dan air masuk ke jalan jalan di Kota Amlapura. Jalan Lettu Alit di depan Terras Gym air menggenang cukup dalam.

Juga terjadi longsor di banjar Dinas Tihingan Kangin, menuju Bebandem hingga menutup akses jalan. Jalur Sanghyang Ambu, Bugbug juga kembali mengalami longsor dan material menutup sebagian badan jalan.

“Sanghyang Ambu longsor kembali, sudah dilakukan pengerjaan sebagian namun kita hentikan sore kemarin, karena hujan terus mengguyur,” ujar Kepala BPBD Karangasem IB Ketut Arimbawa.

(rb/tra/mus/JPR)

 TOP