Jumat, 24 May 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Edan, Curi HP 9 Cewek Cantik, Ancam Sebar Foto Syur, Begini Akibatnya

12 Februari 2019, 08: 17: 55 WIB | editor : ali mustofa

wanita cantik, foto syur, toko modern, curi handpone, polda bali

Ilustrasi (dok.jawapos.com)

MANGUPURA – Ulah pria asal Sumatera Selatan Sandio Okinda, 22, tak patut ditiru. Demi motif ekonomi, Oki nekat memeras 9 wanita cantik yang berprofesi sebagai sales di 9 toko modern berbeda.

Oki awalnya berpura-pura belanja lalu mencuri handpone. Setelah itu, langkah kedua Oki mencari foto dan video syur yang ada di galeri dan HP tetap diaktifkan.

Setelah ditelepon oleh orang yang ngaku sebagai pemilik HP, Sandio Okinda kemudian memeras dengan cara mengancam akan menyebar foto atau video syur.

Menurut informasi, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan korban MS, 20, Sabtu (9/2) lalu pukul 05.00 Wita.

Dalam laporan itu, MS mengaku HP miliknya hilang saat sedang bekerja di toko Alfamart, Jalan Uluwatu II, Jimbaran Kuta Selatan, Badung, Sabtu dini hari pukul 02.30.

“Dia dan rekan-rekan sempat mengecek CCTV, ternyata diketahui HP dicuri dari meja kasir oleh orang tak dikenal yang berpura-pura berbelanja,” beber sumber.

MS sempat menggunakan HP milik teman karja untuk menelepon ke nomor HP dan ternyata di jawab oleh oknum pria tak dikenal.

Sayang, dalam pembicaraan secara baik-baik, MS justru di ancam dan diperas dengan adanya beberapa foto syur (berpakaian seksi).

“Korban malah diancam, jika tidak menebus HP dengan harga Rp 1 juta maka foto itu akan disebarin via WA ke seluruh kontak yang ada diponselnya,” papar sumber.

Mendapatkan laporan itu, Unit Resmob Ditreskrimum Polda Bali, melakukan penyelidikan. Tak buang waktu lama, sekitar 20 menit usai menerima laporan, tim langsung menangkap Oki di Nusa Dua.

“Ya dia tak berkutik saat diamankan. Dari tangan pelaku ini, Kami amankan BB milik korban HP merk Oppo F9 warna merah, dan foto yang dimaksud belum sempat disebarkan,” kata.

Kabidhumas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja mengaku bahwa kepolisian masih mendalami kasus ini. “Keterangan pelaku masih didalami,” bebernya.

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP