Kamis, 18 Jul 2019
radarbali
icon featured
Travelling

Miss UK Terkesima Budaya, Relief Mobil dan Pesawat, Begini Janjinya...

18 Februari 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

miss uk, terkesima budaya, relief mobil, dispar buleleng

Miss Pure Worldwide International United Kingdom, Heater Rosemary Lloyd di monumen Jagaraja kemarin (Eka Prasetya/Radar Bali)

Share this      

SINGARAJA – Miss Pure Worldwide International United Kingdom, Heater Rosemary Lloyd dibuat takjub dengan peninggalan budaya di Kabupaten Buleleng.

Lloyd pun berjanji akan mempromosikan potensi seni dan budaya di Kabupaten Buleleng, pada khalayak luas di Inggris Raya.

Heater Rosemary Lloyd menyempatkan diri berkunjung ke Buleleng, kemarin (17/2). Ia mengunjungi sejumlah peninggalan seni budaya yang ada di Kabupaten Buleleng, terutama di wilayah Kecamatan Sawan.

Ia mengawali kunjungan ke Monumen Puputan Jagaraga. Di monumen ia sempat menyaksikan sejumlah diorama perang yang dipajang di sana.

Selanjutnya ia langsung melangkah ke Pura Dalem Segara Madu yang ada di seberang monument. Saat melihat tinggalan aristektur khas Buleleng di sana, ia benar-benar dibuat takjub.

Apalagi ukiran yang ada di sana sangat unik, yakni relief mobil dan pesawat. Padahal relief itu diyakini dibuat pada tahun 1865, tahun dimana mobil dan pesawat belum diciptakan.

Selain berkunjung kesana, Lloyd juga sempat mengunjungi pertenunan Artha Dharma di Desa Sinabun. Wanita asal London itu juga bercengkrama dengan sejumlah penunun di sana.

Lloyd bahkan sempat mencoba membuat tenunan endek. Kepada wartawan, Lloyd mengaku sangat takjub dengan peninggalan seni dan budaya di Kabupaten Buleleng.

Salah satu kesenian yang membuat ia terkesima adalah Tari Trunajaya yang sempat ia saksikan saat berkunjung ke Monumen Puputan Jagaraga.

“Saya suka sekali Tari Trunajaya. Saya harap ini bisa dibawa ke WTM London,” kata Lloyd. Ia juga berharap pemerintah bisa lebih serius memerhatikan tinggalan sejarah dan seni budaya di Kabupaten Buleleng.

Sebab potensi seni budaya akan sangat mendongkrak kunjungan wisatawan dari Benua Eropa. “Turis Eropa bukan cuma tertarik dengan pantai.

Mereka juga sangat suka seni budaya. Kalau mereka diajak terlibat aktif, pasti sangat membantu kunjungan turis ke Buleleng,” ungkapnya. 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP