Kamis, 18 Jul 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Rumah Terbakar, Perabot dan Uang Untuk Berobat Istri Sakit Ikut Ludes

20 Februari 2019, 20: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

rumah terbakar, korsleting listrik, Polres Bangli, uang ludes,

LUDES : Rumah milik I Wayan Sutama yang ludes terbakar api, Rabu (20/2) dini hari (istimewa)

Share this      

BANGLI – Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah milik warga Banjar Kubusuih, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku pada Rabu (20/2) pukul 02.00 dini hari.

Rumah berukuran kurang lebih 9 x 4 meter milik I Wayan Sutama, terbakar saat korban sedang terlelap tidur.

Bahkan akibat kebakaran, selain tempat tinggal kokrban ludes, korban juga mengalami luka di bagian tangan akibat kejatuhan api saat hendak menyelamtkan diri.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, awal mula hingga musibah terjadi berawal saat korban sedang tidur.

Disela tidur, tiba-tiba korban terbangun dan mencium bau hangus.

Sempat mengecek sejumlah ruangan, mendadak saat mengecek, korban sudah melihat api membesar.

Melihat ada api, Sutama pun langsung menyelamatkan istrinya yang sedang sakit.

Setelah menyelamatkan istri, Sutama juga berupaya menyelamatkan barang berharga yang ada di dalam rumah, yakni uang tunai Rp 4 juta malah kejatuhan api sehingga gagal menyelamatkan uang.

“Waktu mau buka pintu, saya sudah kena api yang jatuh dari atas, tangan terbakar,” ujarnya.

Akibatnya, selain kehilangan uang tunai, Sutama juga mengalami luka bakar kecil pada bagian kulit tanganya .

“Saya pasrah saja, padahal uang itu rencananya akan saya gunakan untuk berobat istrinya.

Lantaran tidak mampu menyelamatkan barang berharga, maka uang dan seluruh benda di rumahnya gosong.

“Sementara saya menumpang di rumah kerabat,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, menyatakan saat kejadian, listrik sempat padam. Menurut keterangan saksi mata, yang terlihat saat itu hanya kobaran api. “Kemudian korban dan kerabatnya berteriak minta tolong kepada warga sekitar,” ujarnya.

Setelah berjibaku dengan si jago merah, satu jam kemudian , sekitar pukul 03.00, api berhasil dipadamkan.

Akibat kebakaran itu, kondisi rumah hancur. Genteng berjatuhan, serta kayu di atap gosong. Bahkan, kusen jendela dan pintu juga mengalami kerusakan karena dilalap api.

“Dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 150 juta,” jelasnya. Kepolisian juga telah turun mengecek musibah tersebut. “Penyebab kebakaran diduga karena arus pendek listrik,” tukasnya

(rb/dra/pra/mus/JPR)

 TOP