Kamis, 19 Sep 2019
radarbali
icon featured
Dwipa

SALUT! Perbaiki SDN 1 Tojan, Bupati Suwirta Rogoh Kocek Pribadi

22 Februari 2019, 04: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

sdn 1 tojan, gedung sekolah, bupati suwirta, dana bantuan pribadi

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengecek plafon SDN 1 Tojan yang jebol di sana-sini kemarin (Istimewa)

Share this      

SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta akhirnya mengunjung SD Negeri 1 Tojan, Kecamatan Klungkung.

Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Klungkung memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta dari kantong pribadinya untuk memperbaiki SD yang plafonnya jebol di sejumlah sisi lantaran dimakan usia dan terkena dampak gempa itu.

Didampingi Kepala Sekolah SDN 1 Tojan H.T. Umar Haini, dan Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Dewa Gde Darmawan, Bupati Suwirta melihat-lihat kondisi sekolah yang ruang belajarnya terakhir kali diperbaiki 15-19 tahun yang lalu itu.

Bupati Suwirta lalu melihat langit-langit ruang kelas yang plafonnya sudah jebol di sejumlah sisi. Atas kondisi tersebut Suwirta langsung memberikan biaya perbaikan plafon dari dana pribadi sebesar Rp 5 juta kepada Kepala SDN 1 Tojan H.T. Umar Haini.

Selain mendapati kerusakan plafon, Bupati Suwirta juga mendapat laporan tentang atap gedung perpustakaan yang miring akibat patahnya rangka kayu.

Lebih lanjut Umar Haini juga melaporkan keadaan sekolahnya yang mengalami kekurangan ruang belajar.

Hal ini menyebabkan siswa Kelas II setiap hari terpaksa melakukan proses pembelajaran di ruang belajar darurat hingga pukul 11.00.

Baru setelah itu pindah menempati ruang Kelas I yang telah kosong ditinggal pulang Kelas I pada pukul 11.00.

Atas kondisi itu Bupati langsung menugaskan Kadisdik untuk mengajukan proposal sehingga seluruh rehab berat dan pembangunan kelas baru bisa dianggarkan pada tahun 2020.

“Tahun 2020 saya minta agar masalah ini dituntaskan,” katanya. Bupati Suwirta juga mewanti-wanti pihak sekolah untuk senantiasa mengawasi dan mendidik siswa untuk tidak merusak fasilitas sekolah.

Karena berdasar pengamatannya banyak fasilitas sekolah yang rusak juga akibat kenakalan siswanya.

“Pernah saya temukan di sekolah lain, plafonnya rusak karena disengaja oleh para siswanya. Kadang ditemukan kayu, sapu dan lain-lain yang dilempar ke atas plafon,” tandasnya. 

(rb/ayu/mus/JPR)

 TOP