Selasa, 23 Apr 2019
radarbali
icon featured
Events

Kreatif, Ogoh-ogoh Extra Joss Ikut Ramaikan Pawai Malam Pengerupukan

06 Maret 2019, 21: 24: 06 WIB | editor : ali mustofa

hari raya nyepi, malam pengerupkan, pawai ogoh-ogoh, ogoh-ogoh extra joss

Ogoh-ogoh Extra Joss diarak STT Dwi Tunggal, krama Banjar Antap, di malam pengerupukan, Rabu (6/3) malam (Istimewa)

DENPASAR – Pawai ogoh-ogoh disejumlah tempat di Bali saat malam pengerupukan, Rabu (6/3) malam berlangsung khidmat, aman dan lancar.

Beragam jenis ogoh-ogoh simbol bhutakala diarak masyarakat menyambut datangnya Tahun Baru Caka 1941.

Selain berwujud raksasa dengan wajah menyeramkan nan menakutkan, ada juga ogoh-ogoh yang berbentuk menyerupai gajah, kuda, naga, dan widyadari.

Bahkan, dalam perkembangannya ogoh-ogoh itu bermetamorfosis menyerupai orang-orang terkenal, seperti pemimpin dunia, artis, hingga sosok penjahat.

Ogoh-ogoh itu merepresentasikan unsur negatif, kejahatan, dan segala keburukan yang berada di sekeliling kehidupan manusia yang harus dijauhi dan dihindari.

Lazimnya, ogoh-ogoh terbuat dari kerangka bambu yang dilapisi kertas. Namun, seiring waktu ogoh-ogoh dibuat dari bahan dasar styrofoam.

Tapi, karena dianggap tidak ramah lingkungan, penggunaan styrofoam makin dihindari. Masyarakat kembali menggunakan bahan bambu dan kertas untuk membuat ogoh-ogoh.

Ogoh-ogoh Extra Joss
hari raya nyepi, malam pengerupkan, pawai ogoh-ogoh, ogoh-ogoh extra joss

Ogoh-ogoh Extra Joss diarak STT Dwi Tunggal, krama Banjar Antap, di malam pengerupukan, Rabu (6/3) malam (Istimewa)

Pawai ogoh-ogoh sendiri dilakukan secara serempak sehari menjelang Hari Raya Nyepi atau tilem sasih kesanga di setiap banjar di seluruh Bali. Tepatnya, pada Rabu (6/3) malam.

Persiapan pawai biasanya telah dimulai sejak sore dan pawai akan berlangsung hingga menjelang tengah malam.

Agar dapat berjalan dengan tertib, Pemerintah Bali kemudian mengeluarkan sejumlah kebijakan, antara lain berupa penertiban rute pawai, dan pemusatan titik keramaian.

Sejumlah upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pergesekan antarrombongan arak-arakan dari berbagai wilayah dan sekaligus

mengemasi ajang tahunan ini menjadi suatu tontonan yang menarik bagi masyarakat pendatang, khususnya para wisatawan.

Di Denpasar, keramaian pawai ogoh-ogoh dapat ditemukan di beberapa tempat. Salah satunya adalah di sekitar Patung Catur Muka Puputan, yang merupakan pusat dari alun-alun Kota Denpasar.

Selain itu, pemusatan keramaian pawai ogoh-ogoh juga diselenggarakan di monumen Ground Zero Kuta, Kawasan Renon, dan Sanur.

Ogoh-ogoh Extra Joss
hari raya nyepi, malam pengerupkan, pawai ogoh-ogoh, ogoh-ogoh extra joss

Ogoh-ogoh Extra Joss diarak STT Dwi Tunggal, krama Banjar Antap, di malam pengerupukan, Rabu (6/3) malam (Istimewa)

Pawai ogoh-ogoh Bali sendiri merupakan sebuah festival dengan konsep filosofis agama. Pawai ogoh-ogoh merupakan bagian dari Hari Raya Nyepi yang digelar sekali dalam setahun.

Sebagai leader produk health supplement di Indonesia, Extra Joss dengan semangat dan rasa hormat ikut mensupport pawai ogoh-ogoh di beberapa titik di Pulau Bali untuk menyambut Hari Raya Nyepi 2019 ini.

"Bersama Extra Joss semoga mampu membakar semangat warga Bali khususnya pelaku pawai ogoh-ogoh sehingga bisa menampilkan

prosesi yang sakral dan suguhan seni menarik bagi masyarakat tanpa mengurangi khidmatnya rangkaian pawai ogoh-ogoh di tahun ini,"

Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1941

Laki Ogoh-Ogoh, Laki Go To Health !! (rba)

(rb/mus/mus/JPR)

 TOP