Senin, 27 Jan 2020
radarbali
icon featured
Radar Buleleng

SDM Andal Masih Jadi Tantangan Industri Pariwisata di Bali Utara

12 Maret 2019, 23: 01: 02 WIB | editor : ali mustofa

industri pariwisata, SDM Andal, Dinas Pariwisata Buleleng, Kemenpar RI, SDM Kepariwisataan,

SEMINAR PARIWISATA : Suasana Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes to Campus di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Selasa (12/3) (Eka Prasetya)

Share this      

SINGARAJA –Belum meratanya ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal dan berkualitas, masih jadi tantangan terbesar bagi industri pariwisata.

Seperti diungkap Deputi Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani. Dikonfirmasi usai membuka Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes to Campus di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Selasa (12/3) pagi, Adnyani mengatakan jika saat ini era industry pariwisata masih membutuhkan peningkatan kapasitas SDM.

Terlebih dengan perkembangan teknologi yang pesat, mau tidak mau SDM perlu meningkatkan kapasitas diri. Peningkatan kualitas SDM ini pun bukan hanya dilakukan pemerintah, namun juga harus dilakukan oleh pelaku industri maupun perguruan tinggi.

“Sekarang ini era revolusi industri 4.0, jaman digital. Kita tidak bisa hanya fokus dalam pola-pola yang lama. Oleh sebab itu, masing-masing stake holder bisa cepat merespon peningkatan kapasitas SDM,” ungkapnya. 

Lebih lanjut Adnyani mengatakan, keberadaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) juga harus dioptimalkan. Para anggota pokdarwis harus dibina secara intensif, terutama dalam hal tata kelola objek wisata.

Sementara iu Kepala Dinas Pariwisata Buleleng Nyoman Sutrisna mengakui ketersediaan SDM yang andal masih menjadi kendala pengembangan industri pariwisata di Bali Utara. terutama dalam hal pelayanan wisatawan maupun tata kelola daya tarik wisata.

Menurutnya pemerintah sudah berupaya menggandeng perguruan tinggi yang concern di bidang pariwisata. Seperti Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali maupun Undiksha Singaraja.

Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan bisa meningkatkan kualitas industri pariwisata di Buleleng.

(rb/pra/eps/mus/JPR)

 TOP