Selasa, 19 Mar 2019
radarbali
icon featured
Bali United

Statistik The Guardian Mentereng, Teco: Saya Pikir Mereka Tim Kuat

14 Maret 2019, 05: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, piala presiden, coach teco, bhayangkara fc

Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

DENPASAR - Masih teringat di ingatan bagaimana Bali United gagal menjadi juara Liga 1 2017 setelah ada sedikit intrik di akhir kompetisi.

Saat itu, Bhayangkara FC (BFC) menjadi kampiun Liga 1. Nah, malam ini Bali United kembali bersua BFC di akhir pertandingan grup B Piala Presiden.

Head to head menunjukkan Serdadu Tridatu sangat lemah saat berhadapan dengan The Guardian – julukan Bhayangkara FC.

Bayangkan saja, selama ISC A 2016, tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan oleh Bali United. Hanya Bhayangkara FC saja yang gagal dikalahkan dalam enam pertandingan terakhir mereka.

Lima kali kalah dan satu kali hasil imbang adalah pencapaian terburuk Serdadu Tridatu selama era Indra Sjafri hingga Widodo Cahyono Putro.

Sekarang, Bhayangkara FC sudah berbeda nakhoda. Mantan Pelatih Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, dan Sriwijaya FC Angle Alfredo Vera menjadi nakhoda baru menggantikan Simon McMenemy yang hijrah menukangi Timnas Indonesia.

Alfredo Vera tentu tahu apa yang harus dilakukan untuk bisa mengalahkan Serdadu Tridatu. Ketika bersua Bali United, pelatih asal Argentina itu tidak terlalu buruk.

Dalam tiga pertandingan bersama Persipura Jayapura dan Persebaya, Alfredo Vera memenangkan pertandingan sebanyak tiga kali berbanding imbang satu kali.

Alfredo Vera juga sudah memantau permainan dan strategi yang akan dilakukan Coach Teco. Untuk masalah ini, Coach Teco menanggapinya dengan sangat dingin.

“Mengintip dalam sepakbola itu adalah hal yang biasa. Pasti pelatih lawan melihat permainan calon lawannya sebelumnya.

Kalau sudah tahu kekuatan calon lawan, pasti mereka sudah siap,” ucap Coach Teco. Mengenai Bhayangkara FC, Coach Teco juga tidak terlalu banyak berbicara.

Menurutnya, Bhayangkara FC tetaplah lawan yang berbahaya, meski sudah berganti pelatih. “Saya pikir mereka masih kuat setelah

mengganti pelatih. Pemain-pemain mereka juga sangat bagus. Jadi kami harus melakukan marking dengan benar,” tuturnya.

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP