Senin, 22 Jul 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Heboh Teror Molotov di Bali, Kapolresta Pastikan Bukan Aksi Berantai

14 Maret 2019, 21: 18: 59 WIB | editor : ali mustofa

bom molotov, sepeda motor, polsek denbar, polresta denpasar,

BUKAN AKSI BERANTAI : BB sepeda motor di TKP pelemparan molotov (Istimewa)

Share this      

DENPASAR- Kepolisian Resort Kota (Polresta) Denpasar terus menyelidiki dugaan aksi teror pembakaran sepeda motor menggunakan bom molotov di sebuah garasi rumah di Jalan Irawan No.1, Banjar Liligundi, Ubung Kaja, Denpasar, Kamis (14/3) sekitar pukul 03.00 dini hari tadi.

Hasil penyelidikan dan olah TKP, polisi temukan sejumlah barang bukti. Apa saja?

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan, Kamis (14/3),  mengatakan, dari penyelidikan sementara, pihaknya menemukan dan mengamankan beberapa barang bukti di lokasi kejadian.

Menurutnya, sejumlah barang bukti itu, selain temuan pecahan botol dan tutup botol berisi sumbu yang diduga berasal dari molotov polisi juga menemukan adanya aroma minyak. “Kami temukan adanya aroma atau bau minyak yang diduga berasal dari botol tersebut," tandasnya.

Meski telah mengamankan barang bukti, namun Ruddi enggan menyebut itu sebagai bom molotov.

Menurut dia, hal ini tidak perlu dibesar-besarkan sehingga kondisi keamanan Denpasar tetap kondusif. "Denpasar ini sangat kondusif. Ini bukan aksi berantai seperti di Jawa. Setiap malam kami razia terus agar situasi tetap aman," tambahnya. 

Sementara itu, akibat lemparan molotov tersebut, setidaknya ada dua sepeda motor yang terbakar. Dua sepeda motor yang terbakar adalah Honda Scoopy warna merah bernomor poliso DK 3659 DE milik Ngurah Putu Pratama dan sepeda motor Honda Astrea Prima warna hitam bernomor polisi DK 5803 DT milik Putu Sunartawan. 

(rb/pra/mar/mus/JPR)

 TOP