Selasa, 24 Sep 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Ambil Hati Kekasih saat Ultah, Nekat Curi HP, Dua Pelajar ABG Diciduk

16 Maret 2019, 15: 12: 39 WIB | editor : ali mustofa

pencurian hp, ambil hati kekasih, dua pelajar abg, polda bali

AM dan YO diamankan Polda Bali usai beraksi mencuri HP di sejumlah tempat di Denpasar (Istimewa)

Share this      

DENPASAR – Jangan pernah meniru aksi yang dilakukan pelajar berinisial AM, 17, ini. Demi meraih simpati sang pujaan hati

berinisial Ni Putu F, 18, yang tak lain kakak kelasnya, AM nekat mencuri HP Oppo dan Nokia milik Ni Ketut Maya Sari Lestari, 21.

HP korban dicuri pelaku sebagai hadiah ulang tahun kekasihnya yang jatuh dua hari sebelum Hari Valentine, 12 Februari lalu

Alhasil pelajar salah satu SMA di Denpasar ini diamankan aparat kepolisian di rumahnya, Jumat (15/3) lalu sekitar pukul 19.00.

Dia ditangkap bersama seorang rekannya yang bersama-sama melakukan aksi pencurian berinisial YO, 17. 

Menurut informasi, pencurian yang dilakukan oleh pelaku AM dan YO dilakukan pada bulan Februari 2019 lalu di kolam renang Tirta Ayu Padanggalak, Denpasar Timur.

Pencurian itu menyasar korban Ni Ketut Maya Sari Lestari, 21. Atas laporan korban, polisi kemudian melakukan pengembangan.

Akhirnya polisi mendapat informasi bahwa HP korban berada di tangan seorang wanita bernama Ni Putu F, 18, yang tidak lain adalah kekasih pelaku AM yang juga kakak kelasnya.

"Saat diinterogasi, Ni Putu F mengaku HP yang dipegang pemberian pacarnya berinisal AM sebagai kado ulang tahun," kata sumber di Polda Bali, Sabtu (16/3) siang.

Berdasar pengakuan saksi, polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku AM dan YO, Jumat (16/3) di kediamannya masing-masing di Denpasar.

Mirisnya lagi, dari hasil pengembangan ternyata keduanya telah melakukan aksi berulangkali. Mereka pernah melakukan pencurian beberapa kali di daerah Denpasar.

Seperti dua kali melakukan pencurian di TKP kolam renang Tirta Ayu Padanggalak, Denpasar Timur, pada bulan Januari dan Februari 2019.

Di Waterboom Kuta sekitar awal bulan Maret 2019 dan di kantin sekolah SMPN 8 Denpasar sekitar bulan Februari.

Kabidhumas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja membenarkan kejadian ini. Dikatakannya, modus operandi yang digunakan tersangka yaitu datang langsung mengambil tas yang berisi barang milik korban.

"Saat ini tersangka dan barang bukti dibawa dan di amankan di Mapolda Bali guna pemeriksaan lebih lanjut," tutur Kombes Hengky.

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP