Selasa, 17 Sep 2019
radarbali
icon featured
Dwipa

APES! Diduga Terpeleset, Lansia Ditemukan Tewas di Pematang Sawah

21 Maret 2019, 05: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

penemuan mayat, pematang sawah, korban terpeleset, polres buleleng

Warga dan polisi mengevakuasi jasad korban di pematang sawah di Desa Mayong kemarin (Eka Prasetya/Radar Bali)

Share this      

SINGARAJA – Seorang warga lanjut usia (lansia) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di lahan persawahan milik warga, yang terletak di Banjar Dinas Taman, Desa Mayong, Kecamatan Seririt. Diduga korban tewas karena terpeleset, saat melintas di pematang sawah milik warga.

Sesosok jenazah itu ditemukan sekitar pukul 07.00 pagi kemarin (20/3). Peristiwa berawal saat salah seorang petani, Gusti Made Loka, 72, berjalan di pematang sawah. Saat itu ia hendak mengecek aliran air di sawah miliknya. Ketika melintas, ia melihat sosok dalam keadaan telungkup di tengah sawah. Wajahnya pun menghadap ke bawah.

Loka pun bergegas memanggil warga setempat dan mengangkat korban dari sawah. Saat dievakuasi, kondisi korban sudah tidak bernapas, dan mulai kaku. Warga pun langsung meneruskan temuan jenazah itu ke aparat desa serta kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan polisi, korban diduga kuat bernama Ni Ketut Tinggen, 75, warga Banjar Dinas Sari, Desa Bestala, Kecamatan Seririt. Korban dilaporkan sempat meninggalkan rumah pada Selasa (19/3), namun tak kunjung kembali. Pihak keluarga telah mencari-cari keberadaan korban, namun tak juga ditemukan.

Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, polisi sempat meminta keterangan pada Wayan Suta, 82, yang juga suami korban. Menurut penuturan pihak keluarga, korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 15.00 Selasa siang. Saat itu korban membawa ember dan kain.

“Korban ini punya riwayat gangguan kejiwaan. Sekarang juga sedang rawat jalan di RSUD Buleleng. Pihak keluarga menolak jenazah korban diotopsi. Kami masih melakukan penyelidikan, apakah korban ini meninggal karena terpeleset, atau karena penyebab lain,” kata Sumarjaya. 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP