Sabtu, 25 May 2019
radarbali
icon featured
Ekonomi

Buleleng Rancang Bangun Irradiator Gamma, Ini Manfaatnya…

08 April 2019, 14: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

irradiator gamma, teknologi pengawetan pangan, pemkab buleleng

ilustrasi irradiator gamma (scanix.com)

SINGARAJA – Pemerintah Kabupaten Buleleng mengajukan proposal pembangunan fasilitas Irradiator Gamma pada Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas).

Irradiator Gamma sendiri digadang-gadang sebagai alat yang mampu membuat buah-buahan dan produk olahan lainnya lebih awet, tanpa menggunakan bahan pengawet.

Plt. Kepala Dinas Pertanian I Made Sumiarta mengatakan, proposal itu telah disusun oleh tim terpadu.

Proposal senilai Rp 156 miliar itu disusun oleh beberapa instansi teknis yang rencananya menggunakan alat tersebut.

Menurutnya Pemkab Buleleng dan Pemprov Bali sudah melakukan serangkaian kajian terkait hal tersebut.

Rencananya fasilitas Irradiator Gamma akan dibangun di Desa Patas, menggunakan lahan milik Pemprov Bali.

Di sana terdapat lahan seluas 22 hektare yang selama ini digunakan sebagai Balai Benih Utama (BBU).

“Penyusunan proposalnya dikoordinir Bappeda. Sudah kami serahkan juga pada Bappenas. Mudah-mudahan tahun 2020 bisa mendapatkan jawaban soal proposal ini,” kata Sumiarta.

Menurutnya, mesin Irradiator Gamma bisa membuat produk-produk pertanian di Buleleng menjadi awet.

Hal itu sesuai dengan hasil penelitian yang diterbitkan oleh Badan Atam Nasional. Produk-produk pertanian, entah itu dalam bentuk buah maupun sayur, bisa awet dalam kurun waktu 2-3 bulan lebih lama.

Sesuai rencana lahan tersebut bukan hanya digunakan untuk membangun fasilitas irradiator gamma semata.

Namun juga digunakan untuk kawasan terpadu, termasuk di dalamnya fasilitas pergudangan.

“Jadi nanti bukan hanya produk olahan pertanian di Buleleng saja yang bisa menggunakan Irradiator Gamma itu. Tapi seluruh Bali. Malah dari Jawa Timur dan Nusa Tenggara juga bisa,” jelasnya.

Asal tahu saja, fasilitas Irradiator Gamma saat ini baru ada di dua lokasi di Indonesia. Masing-masing di Serpong, Tangerang Selatan, serta Jogjakarta.

Apabila rencana pembangunan itu disetujui, Buleleng akan menjadi wilayah ketiga di Indonesia yang memiliki fasilitas Irradiator Gamma. 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP