Rabu, 18 Sep 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

NGERI! Diseruduk Truk saat Iring-Iringan Ngaben, Dua Pemotor Tewas

15 April 2019, 05: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

lakalantas maut, diseruduk truk, dua pemotor tewas, polres buleleng

Polisi melakukan olah TKP di lokasi lakalantas di Jalan Setiabudi, Kelurahan Penarukan, Singaraja (Istimewa)

Share this      

SINGARAJA – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Setiabudi, Kelurahan Penarukan, pagi kemarin (14/4). Dua orang pengendara sepeda motor tewas seketika setelah terlibat kecelakaan beruntun di ruas jalan tersebut.

Truk yang diduga kelebihan muatan, diduga menjadi biang kerok kecelakaan tersebut. Insiden maut itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.30, tepat di sebelah timur simpang empat Penarungan-Penglatan.

Peristiwa berawal saat truk dengan nomor polisi DK 9551 UF datang dari arah Kelurahan Penarukan menuju ke arah Banyuning.

Truk yang dikemudikan oleh Nyoman Suara, 20, warga Banjar Dinas Taman, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak itu kemudian berhenti karena di depannya ada iring-iringan upacara ngaben.

Di belakang truk itu, ada dua sepeda motor lain yang juga ikut berhenti. Masing-masing sepeda motor DK 4807 UO yang dikemudikan I Ketut Sumerasa, 75, dan ditumpangi istrinya Ni Luh Sumiti, 54, warga Banjar Dinas Dauh Margi, Desa Bulian.

Satu lagi sepeda motor DK 2019 UAE yang dikemudikan Komang Toni Selamat, 38, warga Desa Bungkulan.

Tak lama kemudian dari arah Penarukan, muncul truk DK 8412 UH yang dikemdikan I Ketut Nuriyasa, 25, warga Desa Sumberkima, Gerokgak.

Truk yang mengangkut 1.300 buah batako itu sempat berhenti. Namun rem kendaraan tak mampu menahan truk, karena terlalu sarat beban.

Truk kemudian menabrak dua sepeda motor di depannya serta truk yang juga tengah berhenti. Akibatnya pasangan suami istri I Ketut Sumerasa dan Ni Luh Sumiti, tewas akibat cedera kepala berat.

Keduanya dinyatakan tewas setelah diperiksa tim medis RS Kertha Usada. Sementara Komang Toni mengalami luka robek pada kaki kanan.

“Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kecelakaan dipicu truk DK 8412 UH yang nyelonong menabrak sepeda motor dan truk yang berhenti.

Dugaan sementara karena beban truk terlalu berat, sehingga kendaraan tetap melaju dan memicu kecelakaan lalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari.

Kini sopir truk I Ketut Nuriyasa masih diperiksa intensif di Mapolres Buleleng. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, berupa kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP