Minggu, 26 Jan 2020
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

OMG! Diserempet Truk, Pemotor Scoopy Tabrak Trotoar, Tewas Mengenaskan

16 April 2019, 13: 19: 36 WIB | editor : ali mustofa

laka maut, jalur tengkorak, diserempet truk, pemotor scoopy, tabrak trotoar, tewas mengenaskan, polres tabanan

I Ketut Sudarma usai kecelakaan di Jalan By pass Ir. Soekarno, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan (Istimewa)

Share this      

TABANAN - Satu korban jiwa kembali melayang di jalur tengkorak, tepatnya di Jalan Bypass Ir. Soekarno, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang menghubungkan Denpasar – Gilimanuk.

Seorang pengendara sepeda motor I Ketut Sudarma, 48, tewas di tempat usai terlibat kecelakaan dengan sebuah kendaraan truk yang dikendarai Kenu Gusti, 22, Senin (15/4) malam sekitar pukul 20.00.

Berdasar informasi, lakalantas bermula ketika truk P 8416 UZ dan sepeda motor Scoopy bernopol DK 3063 GAE datang bersamaan dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar).

Setibanya di lokasi tepatnya di depan Toko Asia Jaya di Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kediri, korban yang berasal dari Banjar Tegal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, diserempet truk yang saat itu berada di belakangnya.

Sontak, korban dan motor yang dikendarainya langsung oleng ke kiri hingga terjatuh dan membentur aspal badan jalan.

"Setelah menyerempet korban, pelaku (pengemudi truk) ini mau melarikan diri. Untungnya berhasil diberhentikan masyarakat yang

melihat kejadian di salah satu traffic light," ujar Kasatlantas Polres Tabanan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari, Selasa (16/4) pagi.

Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia setelah mengalami benturan yang cukup keras. “Pengendara truk kurang berhati-hati,” beber AKP Ida Ayu Kalpika.

Yang mengerikan, pengemudi truk berkendara dalam pengaruh alkohol yang menyebabkan pengendara tidak fokus hingga memicu terjadinya kecelakaan tersebut.

Dari hasil olah TKP, pengendara truk dinyatakan bersalah termasuk berniat kabur dari TKP usai peristiwa tersebut.

"Kami imbau agar masyarakat seluruhnya agar menghindari berkendara saat terpengaruh alkohol, sebab akan menjadi tidak fokus dan bisa saja menyebabkan kecelakaan yang merugikan diri sendiri hingga melibatkan orang lain," pungkasnya. 

(rb/jul/mus/JPR)

 TOP