Kamis, 20 Jun 2019
radarbali
icon featured
Hiburan & Budaya

Ketemu Pacar Baru, Begini Suasana Hati Si Cantik Lebri Partami

17 April 2019, 02: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

pacar baru, lebri partami, suasana hati, single baru

BAHAGIA : Lebri Partami yang saat ini tengah menggarap single terbarunya berdasarkan suasana hati bahagia melewati masa pacaran. (Istimewa)

Share this      

DENPASAR – Penyanyi cantik asal Batubulan, Lebri Partami tengah berbunga-bunga. Menjalani masa pacaran bersama pacar barunya yang baru berjalan enam bulan belakangan membuatnya semangat berkarya.

Perasaan tersebut dia ungkapkan dengan menggarap single terbaru sebagai wujud rasa syukur telah dipertemukan dengan sosok yang membuatnya nyaman.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Lebri menuturkan meski single terbarunya itu telah memasuki dapur rekaman, namun lagu ciptaan D’go Vaspa tersebut hingga saat ini belum memiliki judul.

Kata dia, single tersebut menceritakan seorang perempuan yang tengah mengalami masa-masa bahagia saat menjalani sebuah hubungan yang sangat diharapkan.

“Aku tuh memang suka mengeluarkan single tergantung suasana hati. Ini single ke empat, kalau sebelumnya kan cerita lagu itu sedih terus, nah kalau ini bahagia,” tuturnya sumringah.

Lagu ini pun berdasar dari pengalaman pribadinya saat ini. Laki-laki yang tengah menjadi pasangan pelantun lagu Tresna Emosi mengerti apa yang diinginkan Lebri.

Pengertian mulai dari pekerjaan yang dijalani hingga kesabaran dalam menghadapi sikapnya. “Dia (pacar) tuh mendukung banget karir bernyanyiku.

Kalau yang kemarin-kemarin kan enggak. Jadi dalam menjalani hubungan itu perlu rasa nyaman,” jelas perempuan kelahiran 12 Oktober 1998 ini.

Menurutnya, dalam sebuah hubungan kenyamanan itu menjadi hal penting. Karena dari rasa nyaman itu akan berdampak ke hal lain dengan hasil positif.

“Makanya aku beruntung banget punya pacar kayak dia. Jadi tolak ukurku, pacar bukan sekadar materi, tapi soal kenyamanan,” imbuhnya.

Disinggung mengenai target rilis single ini, Lebri menuturkan tidak ada target waktu. Ketika single tersebut sudah matang dan memang siap untuk

dilempar ke publik, waktu itu lah yang menurutnya paling pas. “Tidak terburu-buru juga. Yang penting hasilnya bagus,” jelasnya.

Single ini sendiri masih berkutat menggunakan bahasa Bali. meski diakui, ia memiliki karya ciptaan sendiri yang berbahasa Indonesia.

“Mungkin saat ini aku masih senang menggunakan bahasa Bali,” paparnya. Dia berharap single ini bisa diterima pendengar seperti single-single sebelumnya

yang cukup hits di kalangan anak muda karena dianggap mewakili perasaan orang yang tengah menjalani kehidupan asmara.

(rb/zul/mus/JPR)

 TOP