Jumat, 24 May 2019
radarbali
icon featured
Bali United

Anggap Persija Tim Besar, Samuel: Dengan Kekompakan Bisa Kita Kalahkan

21 April 2019, 20: 41: 30 WIB | editor : ali mustofa

bali united, piala indonesia, persija jakarta, samuel reimas

Kiper Samuel Reimas berlatih dibawah arah pelatih kiper Andrew Keith Peterson (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

DENPASAR - Akhir bulan ini, laga sarat gengsi akan tersaji. Persija Jakarta dan Bali United bersua lebih dulu di babak delapan besar Piala Indonesia 2018.

Gengsi kedua tim dipertaruhkan. Musim lalu banyak drama yang tersaji saat kedua tim bersua. Setelah Bali United menang di putaran pertama, giliran Persija yang menang di leg kedua.

Kekalahan tersebut memantik kekecewaan supporter kala itu. Bali United jelas tidak mau menanggung malu untuk kedua kalinya di kandang sendiri.

Jika dilihat persiapan tim, Persija jelas lebih baik dari Bali United musim ini dengan berbagai pertimbangan seperti banyaknya pertandingan Persija yang dijalani mulai dari Piala Presiden 2019, Piala Indonesia 2018, hingga AFC Cup 2019.

Menurut penjaga gawang Bali United Samuel Charlheins Reimas, Persija Jakarta adalah tim besar dan sulit untuk dikalahkan.

"Persija tim yang besar. Tetapi bagaimapun Bali United juga tidak kalah bagusnya. Kalau kami bisa selalu kompak saat latihan atau pertandingan, saya yakin hasil yang terbaik akan diraih Bali United walaupun harus melawan Persija," ucapnya.

Bagi penjaga gawang asal Sorong, Papua itu, materi pemain yang dimiliki Serdadu Tridatu tidak kalah bagusnya dengan skuad yang diarsiteki oleh Ivan Kolev itu.

Lepas dari laga kontra Persija Jakarta, Asisten Pelatih Boavista Futeball Club Timor Leste Miro Baldo Bento sempat mengatakan bahwa Bali United bisa bersaing di papan atas Liga 1 2019, tetapi untuk menjadi juara sangat sulit.

Apakah Samuel sependapat dengan pernyataan mantan pemain Persekaba Badung dan Perseden Denpasar tersebut?

"Ya seperti saya bilang, kalau mau juara kekompakan harus ditambah lagi. Jangan pikirkan juara dulu. Yang terpenting bagaimana meraih kemenangan dalam setiap pertandingan dan menganggap setiap pertandingan adalah final," ucapnya.

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP