Kamis, 23 Jan 2020
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Rem Blong, Tabrak Ram Door, Fuso Terguling Saat Mundur Mau Masuk Kapal

24 April 2019, 18: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

truk terguling, rem blong, fuso terguling, Pelabuhan gilimanuk, Polsek Laut Gilimanuk, tabrak ram door, bongkar muat kapal,

TERGULING : Truk Fuso yang dikemudikan Ridwan yang terguling akibat rem blong saat hendak mauk kapal (Anom Suardana)

Share this      

NEGARARA – Diduga karena rem blong alias tak berfungsi, sebuah truk fuso DR 8636 AA bermuatan batu apung terguling di dermaga Landinh Craft Macine (LCM) pelabuhan Gilimanuk, Selasa malam (23/4).

Akibat tergulingnya truk yang dikemudikan Ridwan,36, warga Pengempok Kelayu Selong, Lombok Timur, NTB, membuat aktivitas bongkar muat di dermaga sempat terganggu selama kurang lebih dua jam.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Nyoman Subawa saat dikonfirmasi terkait tergulingnya truk membenarkan.

Menurutnya, hingga musibah tergulingnya truk terjadi saat Kapal Motor Penumpang (KMP) Trisna Dwitya sedang muat penumpang di dermaga LCM.

Setelah beberapa kendaraan masuk kapal, sekitar pukul 21.15 giliran truk fuso DR 8636 AA untuk masuk kapal. Namun ketika truk bermuatan batu apung itu mundur untuk masuk kapal, tiba-tiba remnya blong.

Sehingga truk tersebut tidak bisa dikendalikan lalu menabrak ram door (pintu) kapal yang dinahkodai Yoyok.

Selanjutnya akibat menabrak ram door, truk oleng lalu terguling ke kanan.

Beruntung Ridwan yang asal Pengempok Kelayu Selong, Lombok Timur NTB itu tidak mengalami luka-luka. Namun puluhan kaping batu apung yang dibawa dari Lombok dengan tujuan Surabaya itu tumpah.

”Dari keterangan sopir, saat truk itu akan amsuk kapal dengan cara mundur tiba-tiba rem nya blong sehingga tidak bisa mengambil haluan lalu menabrak ram dor kemudian terguling,” ujar Subawa

Karena truk itu tumbang di dermaga, maka aktivitas bongkar muat kapal di dermaga LCM menjadi terganggu.

Untuk mengevakuasi truk, imbuh kapolsek, petugas terpaksa gharus mengeluarkan dahulu seluruh muatan. “ Setelah semuanya dikeluarkan kemudian sekitar pukul 23.00 truk naas itu di evakuasi dengan ditarik menggunakan kendaraan Crain Tanado yang kebetulan saat itu ada di dermaga LCM.

“Setelah berhasil ditarik truk itu meudian di tempatkan  di parker dermaga LCM agar tidak menganggu aktivitas bongkar muat kapal,” tukasnya.

(rb/nom/pra/mus/JPR)

 TOP