Jumat, 19 Jul 2019
radarbali
icon featured
Metro Denpasar
Manggala Music Art Festival 2019

Ajang Generasi Muda Tunjukkan Jati Diri

29 April 2019, 12: 38: 43 WIB | editor : ali mustofa

manggala music art, generasi muda, pemkab badung

Wabup Suiasa secara resmi membuka acara MMAFEST 2019 di lapangan umum Perancak Desa Adat Tibubeneng, Kuta Utara, Jumat (26/4) yang lalu. (Istimewa)

Share this      

MANGUPURA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa secara resmi membuka acara Manggala Music Art Festival (MMAFEST) 2019 yang bertempat di Lapangan Umum Perancak, Desa Adat Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Jumat (26/4) yang lalu.

Acara tersebut adalah yang kedua kalinya diselenggarakan oleh Karang Taruna Dharma Satya Manggala Desa Tibubeneng, acara MMAFEST tersebut akan diadakan selama 3 hari sejak tanggal 26 April Sampai 28 April 2019 lalu.

Kedatangan Wabup Suiasa disambut antusias oleh warga masyarakat Tibubeneng khususnya Karang Taruna Dharma Satya Manggala.

Turut mendampingi Anggota DPRD Provinsi Bali Bagus Suwitra Wirawan, Anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Sandra, Camat Kuta Utara A.A Ngurah Arimbawa beserta

dengan Tripika kecamatan, Perbekel Tibubeneng I Made Kamajaya bendesa adat se-Desa Tibubeneng, LPM Tibubeneng, serta perbekel dan lurah se-kecamatan Kuta Utara.

Pembukaan MMAFEST 2019 tersebut dibuka oleh Wabup Suiasa dengan pemukulan gong yang diteruskan dengan penekanan tombol sirine untuk launching Tibubeneng Smart Village dan pengukuhan LPM masa Bakti 2019-2025.

Wabup Suiasa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik upaya yang dilakukan oleh karang taruna Dharma Satya Manggala yang sudah menyelenggarakan

kegiatan MMAFEST sebagai upaya untuk membangun daerah yang lebih baik dengan sinergitas yang di fasilitasi oleh desa dan pemerintah.

Dijelaskannya, dalam hal pembangunan tingkat desa ada program asta marga utama yaitu delapan program yang harus dilaksanakan

dalam pembangunan desa sebagaimana dalam program tersebut diberikan anggaran untuk melaksanakan pembangunan di wilayah desa itu sendiri.

Salah satu dari delapan program itu sendiri ialah pembangunan karakter, mental generasi muda dan masyarakat itu menjadi sebuah

komponen yang harus dilaksanakan oleh pemerintah desa dan semua lembaga elemen masyarakat di wilayahnya masing-masing.

"Dengan adanya MMAFEST ini diharapkan bisa menjadi ajang untuk generasi muda agar bisa memiliki ruang dan peluang dalam mengexplore dan menunjukkan jati dirinya

bahwa mereka mampu menunjukan hal yang bisa mewujudkan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungannya," terang Wabup Suiasa.

Sementara itu, Ketua Panitia Oka Putra Suartika melaporkan kegiatan MMAFEST 2019 ini meliputi musik festival yang diisi oleh 1 band nasional dan 20 band lokal Bali,

selain MMAFEST juga diselenggarakan Clothing Festival yang diikuti oleh 9 brand lokal, dan Bali food festival yang diikuti oleh 12 UKM,

live mural yang diisi oleh komunitas allcaps dan motor show yang diisi oleh 1 komunitas dari Malang dan 4 komunitas Lokal Tibubeneng.

"Semoga Acara MMAFEST 2019 ini dapat menjadi media penyalur kreativitas generasi muda dalam berkreasi, dapat menjadi ajang pemersatu dalam keberagaman serta dapat memberikan hiburan kepada masyarakat di Kabupaten Badung," harapnya.

Di akhir acara Wabup Suiasa juga memberikan dana motivasi sebesar Rp 10 juta kepada panitia penyelenggara MMAFEST. (rba)

(rb/dwi/mus/JPR)

 TOP