Selasa, 16 Jul 2019
radarbali
icon featured
Dwipa

Blusukan Ke Pasar Badung, Jokowi Puji Penggunaan Tas Ramah Lingkungan

18 Mei 2019, 17: 42: 29 WIB | editor : ali mustofa

Presiden Jokowi, blusukan ke Pasar, Pasar Badung, Kunker Presiden, Gubernur Bali, Gubernur Koster, Pemkot Denpasar,

SAPA PEDAGANG : Presiden RI Joko Widodo saat blusukan di Pasar Badung, Sabtu (18/5) (Humas Pemprov Bali for Jawa Pos Radar Bali)

Share this      

DENPASAR- Setelah sehari sebelumnya melakukan kunjungan kerja di Desa Kutuh, Badung, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (18/5) kembali melanjutkan lawatannya ke Kota Denpasar.

Saat lawatannya ke Kota Denpasar, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyempatkan untuk blusukan ke Pasar Badung.

Didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, dan Wakil Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jayanegara, Jokowi memuji keterlibatan pedagang yang ikut mendorong proses penggantian penggunaan tas plastik dengan tas ramah lingkungan sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Menurut Jokowi, dimulainya upaya tersebut sangat bagus dan perlu ditingkatkan.

"Saya tadi melihat sudah mulai ada transisi dari tas plastik ke tas yang ramah lingkungan. Saya kira ini sangat bagus," ujarnya menandaskan.

Usai melakukan blusukan ke Pasar Badung, Jokowi juga menyempatkan diri untuk meninjau Taman Kumbasari dan Tukad Badung yang lokasinya bersebelahan dengan Pasar Badung.

Berbincang santai di pinggir Tukad Badung, Jokowi kembali memuji taman sungai yang terinspirasi dari Sungai Cheonggyecheon yang berada di Seoul, Korea Selatan tersebut.

Jokowi berpesan agar semua pihak dapat menjaga bahkan meningkatkan kebersihan sungai agar aliran air bisa menjadi jernih.

"Ya, satu yang kurang, yaitu upaya penjernihan air sungai yang perlu dilakukan," katanya mengingatkan.

Bahkan saat itu juga, Jokowi langsung menginstruksikan Menteri PUPR Basuki Hadimomulyono untuk mencari terobosan teknologi penjernih air sungai, sehingga lokasi ini bisa digunakan untuk berenang secara sehat dan aman bagi masyarakat.

(rb/pra/mus/JPR)

 TOP